broken relationship

A break up is like a broken mirror. It is better to leave it broken than hurt yourself to fix it. *

saya terpaku membaca tulisan itu.
nyaris dua tahun ini saya mencoba memperbaiki hubungan saya dengan dia.

apakah ada yang berubah?
apakah saya akhirnya menyakiti diri saya sendiri?

jawaban nya sama :
entah.

saya masih saja terpaku.
sama seperti dua tahun yang lalu,
saya masih selalu berharap dia bisa berubah.

berubah jadi superman?

hahahahhaa. bukan.

tapi seperti yang kawan saya pernah bilang kepada saya;
kita tidak akan pernah bisa merubah seorang pria,
karena saat kita berusaha merubah mereka,
kita akan menjadi seperti ibu nya.

lalu?

apppaa sih yang saya harapkan di sinnnniii??

yang berubah : tingkat manyun saya sudah menurun drastis🙂

20 Comments

Filed under [drama] cinta melulu

20 responses to “broken relationship

  1. Malam mbak Ais …..
    wah bingung juga >_<

    Semangat selalu aja , jangan manyun lagi🙂

    udah gak manyun kok mbak tetik🙂

  2. saya juga tertegun membaca kalimat pertama itu –”
    kalimat itu sedikit bertentangan dengan…

    jika masih bisa diperjuangkan maka mengapa menyerah
    bukankah gagal tanpa berjuang penyesalannya lebih dalam

    haduuuuuuh maap mba’ jadi nambah buat bingung –”

    mbak ingeee… kok membuat akyu menjadi semakin bingung saja😦
    tapi kita tidak mungkin berjuang terus tanpa tahu apa hasil yang kita perjuangkan nge..
    *sambil mikir*

  3. 'Ne

    yaah adakalanya kita bertahan dengan keadaan yang sebenarnya membuat kita tidak nyaman, justru itulah yang akhirnya akan menyakiti diri kita sendiri.. so bebaskan saja hatimu😀


    sepertinya mudah banget yah.. tapi eknapa cukup sulit dilakukan ‘ne..
    😦

  4. Yang terpenting terus semangat kalau memang baik pertahankan, kalau buruk ya terserah mbak hehehe…:D
    Slm knl fari kediri…:D

    menentukan baik dan buruk itu yang membuat saya bingung😦
    salam kenal Fari..

  5. assalamu a’alaikum…

    hati-hati lho… jangan sampe bikin sakit diri sendiri…


    nah itu diaa.. kan lebih baik ditinggalkan, tapi..
    (kebanyakan tapiii)

  6. merubah manyun menjadi senyum🙂

    benar mas eko🙂

  7. Oyen

    jadi inget ksatria baja item… BERUBAH! trus ilang jaketnya😀

    udah cakep pan, jadi gak usah diubah, ya😀

    udah cakeeep kok dari dulu
    *halaaah

  8. Mbak Ais……

    Janganmemaksakan diri, kalau udah nggak bisa dipertahankan lagi ya sudah…don’t ever tr to fix it because there is nothing broken here!
    Cuma masalah perasaan saja….Hani juga sedang merasakan rasa yang sama, tapi berusaha mengikuti arus saja dan berharap pada-Nya.
    🙂

    Selalu semangat yah…..

    *menawarkan pelukan*

    haniiii..
    *hug*
    huaaaaaaaaaaaaa… jadi pengen ketemu hani.
    makasih yah han semangatnya🙂

    • Sini, sini Hani peluk….

      Hani suka meluk lho…karena dengan memeluk dan dipeluk rasanya beban yang ada di hati ini serasa berkurang, tubuh serasa lebih ringan….

      uaaaaa.. Hani kapan ke Jogja?
      btw, doakan februari besok aku jadi ke Bali yaah.
      biar bisa ketemuan sama Hani
      🙂

  9. Biasanya, seorang pria itu bisa berubah karena keinginannya sendiri. Atau oleh sebuah peristiwa. Atau oleh sebentuk perhatian. Yang terakhir, satu2nya yg bisa merubahnya hanyalah waktu. Ini sekedar berbagi lho Mbak Ais..

    yah, mungkin keinginan dari dia belum sekuat itu untuk berubah yah mas..
    jadi buat apa saya memaksa kannya kalau dari dia nya belum tentu mau berubah

  10. Eyha

    Dont give up, ais..
    Tapi ketika kamu merasa sudah gak mampu..lepaskan dengan senyum..

    sedang berusaha mencari cara untuk melepaskan nya dengan senyum🙂

  11. Dooh, bingung jg kalo soal hati yah. Eh ntu lg ngapain difoto, mengkeret gt kaya ulet.😀

    ahahahahaha mas mood innni lohh… itu manyuun bukan mengkeret😀

  12. walah… ono opo nduk? kok dirimu sekali lagi mellow jellow gini….
    soal perasaan emang susah gak ada rumus pastinya, tapi katanya cinta yang baru akan menghapus luka lama…jadi let’s find the new one…kecuali yang ini emang berharga untuk dipertahankan^^
    seprti kata Mas Opick: jaga hati ya Nduk😉

    alicee…. cinta yang baru?
    *mikir*
    mungkin jga sih.. tapi mungkin ini waktunya menjaga hati ku.
    hati ku sedang memberi tahu tuannya untuk beristirahat sejenak
    *sepertinya sih*
    hehehehe
    makasiih alice,,

  13. bintang

    inii appaa siiih. . .
    *celingukan cari empunya gudang

    heeeehhh….
    *menghampiri binTang yang lagi celingukan*

  14. hm.. saya punya lagu bagus tuk mengiringi patah hatimu.. hehehehe..

    appa? appa?? appa?
    *penasaran*

  15. Mbak Ais sayang……..
    kalau memang sudh gak mungkin, gak usah dipaksakan…
    masih banyak pria lain yg lebih baik, yang menunggu dirimu disana🙂

    jangan biarkan dia membuatmu , buang2 waktu, tenaga dan pikiran….
    life is beatiful, when we can release it fairfully, ok?
    so , keep smiling and your spirit up………🙂
    (peluk sayang)
    salam

    *hug*
    bundaaaa… aku jadi inget, kita dulu pernah chatting di YM setahun yang lalu kalau gak salah
    tentang memilih calon pendamping itu bun
    dan aku masih stuck sama pria yang sama sekarang
    huhuhuhuhu..

  16. Setuju banget dengan apa yang dikatakan Bunda, Ais🙂

    Kita memang gak perlu merubah seorang pria…
    Kita hanya butuh seorang pria yang rela berkompromi dengan kita…
    simple aja🙂

    Mudah mudahan bisa dapat keputusan yang terbaik yaaaaaa:)

    hiksss… mencari pria yang RELA (pake urup besar loh) ternyata cukup sulit 😦

  17. bhiberceloteh

    Kalau menyangkut watak, ga tau knapa aku ga percaya itu bisa dirubah… kalo kebiasaan aku rasa masih bisa asal niat..
    jadi kalau ini masalah watak, jgn harap bisa merubah Is… take it or leave it!

    inget aja segala buruknya.., bayangin gimana kalo you have to spend the rest of your life with someone like him? bisa terima?
    kalau ga bisa, just let it go Is..

    (Maap yah kalo sotoy, heheehe)

    — makasih Bhi. itu juga yang kemaren dibilangin sama sahabatku;
    just take it or leave it.
    kalau mau take, yah pertahankan apapun dia.
    jangan ngeluh. but… kadang aku ngerasa mengeluh itu jadi kebiasaan
    (hahahahahhaa) —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s