completely broken heart

berusaha untuk tidak terjebak euforia final sepakbola-nya SEA Games. bukan karena apa-apa, karena saya deg-deg an banget nonton final ini. Saya mencoba mengalihkan perhatian dari rasa deg-degan karena nonton final.karena ada yang lebih final di hati saya sekarang: final sudah keputusan saya untuk patah hati

*opo toh yo… kok pembukanya wagu tenan, mekso tenan. tapi baiklah.. mari kita buka dengan berita bahagia yang datang dari Mr. Charming.

mash inget gak sih sama Mr. Charming yang pernah saya ceritakan bulan mei kemaren? yang ditaksir sama saya dan dua orang kawan saya yang laen?

kabar gembira dari dia adalah: dia telah melangsungkan pernikahan dengan wanita pujaannya. Siapa wanita pujaannya? Apakah salah satu dari kami? Ya gaklah, kalau salah satu dari kami maka judul dari tulisan ini pasti gak kek gini.

dan apakah niat saya dan kawan-kawan saya untuk menyampaikan perasaan ke Mr. Charming kesampaian? tentu tidak. karena, karena… kabar berita Mr. Charming mau menikah ini datang mendadak. dan karena satu dan laen hal, kami memang ada di posisi jarang bertemu dengan Mr. Charming. Kami sudah tidak memiliki jam-jam di kelas yang sama, kami tidak memiliki alasan ‘tugas kelompok’ bareng lagi untuk waktu-waktu di tempat nongkrong favorit, ibarat kata OVJ, kami udah gak punya benang merah.

kontak terakhir yang saya lakukan dengan Mr. Charming adalah sms-sms saling ledek mengenai ajakan karoke, dan jadwal ujian kompre. tapi selain itu gak ada lagi yang laen. sampai kamis kemaren salah satu kawan memberi kabar soal undangan dari Mr. Charming. dan teman saya mau berangkat bareng ke acara, dengan satu syarat: saya gak boleh nangis.

idiiih. seribu kali idih kalau saya nangis gara-gara Mr. Charming nikah. mantan saya dua orang nikah aja saya kagak nangis. dan waktu tahu Oom Tio Pakusadewo nikah juga saya gak nangis. Hiks. padahal.. hiks.. padahal… saya ngefans banget sama dia. Tapi inget juga sih kata salah seorang kawan: kalau dia gak nikah juga belon tentu dia sama kamu.

iya juga sih.

sama kek pas Darius nikah, Choky Sitohang nikah, pasti saya dapet kata-kata itu: kalau dia gak nikah, belon tentu dia sama kamu.

dan, yang kemudian bikin saya patah hati juga adalah saat salah seorang kawan saya menelpon saya dan curhat soal berita yang dia dapet:  mantannya melangsungkan pernikahan.

saya spechless. saya tahu benar bagaimana si kawan ini menata hati setelah memutuskan berpisah dengan si mantan. dan saya benar-benar tidak tahu menghibur bagaimana. walau sudah dua kali mengalaminya, tetapi saya paham benar: apa yang saya rasakan berbeda dengan si kawan.

karena begini yang juga saya pahami: setiap masalah ada mudah dan pasti ada jalan keluar dan pasti selalu ada bright side-nya, asalkan bukan kita sendiri yang mengalaminya. Because is always easier to said than done.

owkey, selaen musim hujan, sekarang merupakan musim nikah dan dapat dipastikan juga merupakan musim patah hati. Hahahhahahaha… bukan cuman mantan istrinya si ustadz itu aja loh yang patah hati, bisa juga banyak wanita-wanita di luar sanayang patah hati karena ditinggal menikah oleh mantan pacar, mantan suami/istri, mantan gebetan, mantan TTM-an, mantan Ibu Kost, mantan pembantu atau bahkan mantan majikan.

Saya bukan yang ahli dalam soal menata patah hati, tapi saya akan mencoba berbagi tips dan trik mengurangi patah hati ditinggal menikah:

  1. Yakinkan diri bahwa: bukan kamu yang membuat dia bahagia. Camkan itu baik-baik. tanamkan itu di pikiran, karena bisa jadi kamu dan dia tidak menjadi diri kalian masing-masing saat kalian bersama-sama
  2. Tidak ada yang kalah, ini bukan pertandingan, bukan berarti dengan dia menikah duluan dia yang menang. Lagian memangnya apa yang diperlombakan?
  3. Besarkan hati…. kamu gak diundang? itu karena mantan kamu takut kalau hatinya berpaling saat melihat kamu. Salah nyebut nama pas ijab kabul kan gak lucu. Kapan-kapan saya ceritain deh gemana cara saya tahu dua orang mantan saya menikah. Itu lucu banget (sekarang bisa dibilang lucu, dulu sih enggak. hahahaha..)
  4. persis kata si kawan saya : waktu gak pernah bohong. waktu juga yang akan menghapuskan semua luka yang ditinggalkannya. kalau sekarang kamu ngerasa berdarah-darah, itu adalah fase: nikmati saja fase berdarah-darah itu.
  5. Masing – masing orang memiliki cara copingnya sendiri: si mantan istri Ustadz punya coping yang mungkin sedikit show off: dia berbicara di depan media soal ‘perasaan’-nya setelah si Ustadz menikah. Pilih coping-mu sendiri, pilih caramu menyesuaikan diri dengan berita itu. Tapi catetan saya nih: pilih cara yang behave, pilih cara yang sopan dan gak keliatan ‘murahan’ dan bodoh.
  6. Berceritalah dengan kawan-kawanmu. karena kamu membutuhkan mereka untuk berbagi kesinisan, memaki-maki, mencela (hahahaha. orang patah hati sah-sah aja melakukan itu dalam kurung waktu tertentu yah, gak selamanya….). dan sekali lagi: pilih cara yang gak ‘asal’ ya.
  7. dengarkan lagu yang tepat. Saran saya: Heart of life by John Mayer.
  8. Jadikan itu semua motivasi. Seperti yang juga saya bilang ke kawan saya semalem: buat dia merasa rugi meninggalkan kamu. Tunjukan bahwa kamu memiliki nilai lebih dibandingkan kamu yang ditinggalkan dia dulu. Ini hanya permainan hati, so just keep it in your heart
  9. Jangan menempatkan diri menjadi pihak yang ter-dzolimi. Gak ada satu orang pun di dunia ini yang berhak menghina diri kamu.
  10. Beri mereka doa restu, yang tulus.
  11. Jauhkan benda tajam, tempat tinggi dan obat serangga
  12. Gak usah dateng kalau  diundang kalau kamu gak yakin bisa menahan diri (huahahahahahaha..)
  13. dan gak usah maksa juga buat dateng kalau nikahannya di Timbuktu. kesannya niat amet.
  14. diundang? Dateng aja, tapi urungkan niat untuk memberi kado berupa benda kenangan berdua dengan si mantan. Mungkin itu terlihat so sweet di film dan sinteron, tapi itu annoying di dunia nyata

ahahahaha.. cukup sekian tips menerima kabar kalau si mantan menikah. nanti kapan-kapan saya lanjutkan lagi ya.

:mrgreen:

***

hey you: don’t take this too serious. huahahahhahahaha…

silahkan patah hati!

dalam hitungan hari lagi, saya bakal patah hati berat. Bukan karena si Captain, ah dia mah masih menanti untuk dijadikan bahan postingan, ada yang lebih seru, mengharu biru dan menyayat pilu *berlebih.

dalam hitungan hari, saya akan kehilangan pria lajang idaman saya. saya patah hati. berulang kali saya ditinggal menikah oleh para mantan, tapi yang kali ini lebih menyayat sembilu *sumpah, gak ada kata-kata yang lebih berlebihan lagi pho is?

dan dalam beberapa hari ke depan; saya harus puas-puasin memandang wajahnya, mendengar senyumnya (eee?), melihat tatapan malu-malunya.

ah entah… saya sanggup atau tidak datang ke pernikahannya. Maksud saya, saya kan bukan Oki mantannya Pasha yang datang ke nikahannya Pasha waktu itu dan jadi bahan infotainment. Bukan pula Anang, yang dengan gegap gempita datang ke pernikahan nya KD dan Raul.

saya kan cuman ais ariani, si drama Queen yang suka berlebihan. Gemana kalau saya gantung diri melihat mereka bersanding? Gemana kalau saya jatuh di jembatan di atas kali Code?

September 2010 lalu si mantan menikah, dan saya mendapat kabar dari senior saya.
Kabar dari senior saya ini manis deh, dia memberikan kabar tersebut sambil memposting kata-kata cantik di wall FB saya;

You know, it’s nothing new
Bad news never had good timing
Then, circle of your friends
Will defend the silver lining

dan saya udah berterimakasih dan berurai air mata; hebat sekali si senior, berkarya sebuah kalimat ciamik buat mendukung suasana patah hati saya. eh ternyata itu penggalan lagu nya John Mayer; Heart of Life [itu lagu sumpeh bagus loh…].

Selain ditemani oleh postingan wall dari senior, seorang kawan juga membuat list saat hari H si mantan menikah. Saya disuruhnya untuk :

– menjauhi benda tajam
– menjauhi jembatan atau balkon kontrakan atau tempat tinggi lainnya
– gak usah berharap diundang, apalagi datang kalau diundang, kalau timbul drama bisa repot nantinya. Gak lucu pas ijab kabul salah nyebut nama
– jauhkan segala macam alat komunikasi [yup, semua berita itu akan datang ‘meneror’ dalam bentuk SMS gosip menanyakan; ‘eh si itu menikah hari ini loh, udah tahu belon?‘ sampai reportase langsung dari TKP, berikut foto-fotonya!! di FB]. So, hindari membuka FB saat hari H
– jangan sendirian, habiskan waktu bersama sebanyak mungkin orang. Nonton konser adalah ide yang bagus, asal jangan nonton konser nya Glenn Fredly.
– kalau kamu tidak mendapatkan undangan langsung dari mantan kamu artinya : si mantan tidak mengundang kamu, mungkin karena dia tidak mau kamu bersedih. Bukan karena dia sudah melupakan kamu, ingetkan beberapa hari sebelumnya si dia masih menasehati via YM? Dia masih peduli, 😉

patah hati itu menyedihkan, tapi lebih menyedihkan lagi saat kamu gak bisa berbagi dengan orang lain saat patah hati.

Makanya saya mau berbagi sama kamu saat ini, saat beberapa hari lagi si dia akan menikah. Saya sedang mempertimbangkan untuk datang atau gak… secara… si Captain gak bisa ikut. Maksudnya; siapa yang bakal jadi pasangan saya? Ketahuan banget kan kalau saya patah hati jika datang tidak membawa pasangan?!?

hiks… hiks…
siapa yang akan menemani saya, atau saya gak perlu datang yah ke wedding of the year itu?

dan betapa mencelos hati saya, ternyata diantara para mantan yang diundang, nama saya gak ada!
hiks
😦

mereka mengundang Mr Bean! juga David dan Victoria Beckham! Elton John juga diundang. Kenapa saya enggak?

Tapi… sekali lagi : kalau saya diundang, apakah saya bisa datang? Inggris kan jauh bo, mamah saya bisa minta ikut, adek saya bisa nitip macem-macem, belon lagi kalau nanti saya ngebet pengen ke Liverpool, haduh.. haduh.. jadi jumat besok saya dateng gak yah?

si dia yang akan menikah Jumat besok

jadi, apakah kamu akan datang?

udah cek email, kotak pos kamu? dapet undangan ini gak?

*postingan sangat amat tidak penting [namun saya akui menghibur buat saya! hahahahaha] ini disponsori oleh : daya imajinasi saya yang berlebih, PMS akut tipe C, gambar dari sini dan juga dari sini ,

sebelon manyun menghadapi hari selasa, senyum dulu yah 😀 hehehhehehe