huru hara di ruang karoke

Saya hobi karoke. Cuman hobi dan gak jago nyanyi loh. Senang saja dengan ide : berteriak-teriak-layaknya-superstar-tanpa-ada-yang-mengira-saya-gila. Hehehehehe… biasanya partner karoke saya adalah kawan-kawan kampus saya, yang menjadikan ritual karoke semacam katarsis setiap selesai Ujian.

Namun diantara jam demi jam di ruang karoke, yang paling berkesan adalah karoke weekend kemarin. Kenapa?

Karena saya menghabiskan dua jam di ruang karoke bersama; tiga ABG, satu anak kecil, dua balita, satu manula serta tiga orang dewasa.

Yup, longweekend kemarin Purwokerto dijadikan meeting point sekali lagi oleh keluarga saya. Bapak dan mamah saya berangkat dari Jakarta menjemput keluarga kecil kakak saya di Cirebon lalu rombongan kecil itu berangkat ke Purwokerto bertemu dengan keluarga si oom yang memang berdomisili di kota Satria itu. Dan si artist satu ini *menunjuk diri sendiri* menyusul menemui mereka semua dari Jogjakarta.

Hari jum’at setibanya di Purwokerto, saya mengajak mamah saya karoke. Biasanya yang hobi dan langsung mau diajak karoke adalah mamah saya dan adek saya. Berhubung si agil gak ikut dalam huru-hara longweekend kemaren, saya hanya mengajak mamah saya. Dan entah bagaimana cara dan bujuk rayu mamah saya, akhirnya yang masuk ke ruang karoke adalah :

  1. Saya, ais ariani si artist utama
  2. Mamah saya, penyokong dana
  3. Tante saya, istrinya oom yang doyan banget nyanyi tapi suaminya gak pernah mau kalau diajak karoke
  4. Sasa, ABG yang masih duduk di Bangku SMP kelas satu, anak pertama  Tante saya
  5. Yaya, ABG kelas 5 SD yang tomboy banget, anak kedua Tante saya
  6. Avis, kalau ini sih masih anak kecil yang duduk di kelas 3 SD yang hobi banget make kaos nya David Villa tapi membela tim Madrid di Liga Champhions, ini anak ketiga Tante saya
  7. Nisa, balita centil berumur 4 tahun, anak bungsu Tante saya.
  8. Mbah putri, Ibu nya Tante saya yang tanpa dosa diseret [tidak secara harfiah loh] ikut dalam keramean ini.
  9. Mbak vety, kakak ipar saya yang keikutsertaannya tidak bisa tidak membawa;
  10. Zaidan, si kecil keponakan saya yang berumur 9bulan.
  11. Mbak Sari, pembantunya Tante saya [kenapa dia bisa ikut yak? kalau yang ini termasuk ABG sebenarnya. hehehehehe]
rombongan huru-hara karoke, minus mamah saya dan mbak vety yang udah ke luar duluan, gara-gara si kecil Zaidan ngambek

Heran nya, kok mereka yah mau aja ngikut saya dan mamah saya. Hahahahahaha. Yang ada saya gak banyak megang mic. Saya kebanyakan jadi operator dan tukang gendong Zaidan. Secara kakak ipar saya heboh ikutan nyanyi sewu kuto-nya Didi Kempot sama  caiyya-caiyya nya Norman [percaya atau gak, video klip caiyya caiyya ada Norman nya loh di ruang karoke itu, dan yang request lagu itu adalah avis, yang bisa nyanyi cuman bagian caiiyaa… caiyyaa… caiyyaa…].

Zaidan belon bisa nyanyi, tapi sudah bisa bergaya 😀

Dan komposisi lagu paling aneh yah saya alamin di karokean kali ini;

Sasa, ABG tanggung itu heboh minta lagunya Bieber, dan adek-adeknya yang dua orang itu ikut-ikutan joget [dan juga nyanyi!] pas kakaknya nyanyi. Si kecil Nissa? Ngintil sama Ibu nya yang heboh minta lagu-lagu tempo dulu sama saya, si operator. Sementara mamah saya jerit-jerit dari pojok ruangan; minta lagunya Ungu.

Namun selaku artist utama gagal dan memposisikan diri jadi operator, saya ingin semua orang senang, saya menemukan lagu yang bisa dinyanyikan Nisa; Satu Dua Tiga Empat-nya Bu Kasur, Hai Becak, Tik..tik.. bunyi hujan.

Lagu Bieber adalah lagu yang paling banyak dinyanyikan [dan saya cuman bisa geleng-geleng kepala, karena saya tidak paham sama sekali sama lagu-lagu itu], ada lagu surat cinta nya Nur Afni Octavia, ada lagu Fireworksnya Katy Perry [ini mah pilihannya saya] dan saya sempet berduet sama si Yaya buat nyanyi lagunya Bruno Mars yang Just The Way You are.

Karokean yang seru dan saya tidak sabar menunggu Zaidan cepat besar agar dia juga punya suara untuk meminta lagu macam apa yang ingin dia nyanyikan. Hehehehehehehe….

Bagaimana dengan loongweekend kamu?

avis dan Yaya, kakak ber-adik yang doyan njoget JB