seperti saat ini

Aku merindukanmu seperti saat ini,

saat aku bergelung dalam selimuat hangat dan hujan menangis turun mengiba di luar, seolah memahami permintaanku untuk kehadiranmu di sisiku

Aku mencintaimu seperti saat ini,

saat aku menyantap semangkuk mie rebus hangat dengan hujan turun di luar; kombinasi yang nyaman, memabukkan, tanpa rencana

apakah aku merencanakan hujan? Tidak, sayang. Aku hanya mampu meminta.

Seperti saat ini.

aku tidak merencanakan kehadiranmu. Aku tidak pernah merencanakan pria sederhana dengan tawa hangat yang selalu berbagi rencana masa depan, yang selalu membuatku merasa hebat. Pria dengan hati lapang yang membuatku terbiasa dengan kehadirannya, pemilik tatapan mata teduh yang tidak pernah berhenti membuatku tertawa dan meyakinkanku bahwa rencana rencana kami bisa kami wujudkan bersama. Pria yang meyakinkanku bahwa menikmati hidup bukanlah sesuatu yang sulit.

aku tidak merencanakan kehadiranmu.

tapi kamu datang, begitu saja.

Mengetuk keangkuhan diri, Meyakinkan kerapuhan hatiku, meruntuhkan kesombongan, merekatkan kepercayaanku lagi. 
Love you, calon Ayah 

****

Ps: lagi mellow, jauh dari suami, terus nemu foto ini di timehop. Ah. 

Advertisements

8 thoughts on “seperti saat ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s