Lalu biarkan,

biarkan saja rasa ini menghilang. seperti embun pagi yang kemudian hilang dalam teriknya mentari. Dan bila esok pagi embun kembali menghampiri, biarkan saja. sekali lagi: biarkan saja.

Apapun yang terjadi di kolong langit ini, sudah ada yang mengatur. Percayakan saja.

Karena seperti yang selalu aku percayai: bahwa cinta itu bukan untuk mereka yang lemah. Cinta itu untuk mereka yang berani.

dan, aku di sini. masih berani. berani untuk mencinta lagi.

dear past

***

gambar dari sini

5 Comments

Filed under [drama] cinta melulu

5 responses to “Lalu biarkan,

  1. niee

    Uhukkk… ayoo kita move onπŸ˜‰

  2. aw…aw…aw… lanjutkan Is! *apaseh* qiqiqiqi

  3. mana? gada tulisan baruπŸ˜„

  4. jadi ready sama yang mana ini dek?
    tumben gak apdet2 ini

  5. wah..suka deh ama postingan ini mba ais..πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s