makna merdeka dari si drama Queen

saya menulis ini di tengah – tengah huru-hara mamak saya yang teriak-teriak di ruang bawah, karena tiga hari lagi mau Lebaran, dan rumah masih berantakan penuh dengan barang-barang tak jelas guna dan manfaatnya (kok ya iso barang-barang itu ada di rumah yah?)

dan baruu aja mamak teriak nyuruh saya melakukan pekerjaan rutih tahunan saya: membersihkan lemari pajang yang isinya ntah hapa-hapa. Tapi semuanya kebanyakan barang pemberian sih yang ada dalam lemari itu. Mamak saya selalu protes soal keberadaan lemari-lemari itu, tapi selalu jadi orang nomor satu yang nyuruh saya beberes lemari itu. Heran juga sih ada banyak orang di rumah ini, dan ada banyak kerjaan di rumah ini yang kudu dibereskan menjelang Lebaran, saya selalu berjodoh dengan si lemari pajang yang jumlahnya ada tiga biji itu.

saya janji sama mamak saya kalau saya mau membersihkan lemari – lemari itu besok. karena hari sudah sore dan saya terlalu malas mengotori tangan saya. nanggung bok.. bentar lagi buka puasa (udah jago belon ngelesnya? hahahaha…)

mari kita membicarakan mengenai merdeka. apa sih arti kata merdeka? mari kita lihat di KBBI Online

1 bebas (dr perhambaan, penjajahan, dsb); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –; 2 tidak terkena atau lepas dr tuntutan: — dr tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kpd orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan –; boleh berbuat dng –;– ayam ki bebas merdeka (dapat berbuat sekehendak hatinya);

ada yang lihat iklan salah satu provider yang kalimat awalnya begini; ‘bebas itu omong kosong’ gak? nah saya tergelitik saja untuk menghubungkan kedua hal itu. merdeka. bebas. omong kosong. dan ulangtahun (*eheeeeemmmm)

saya ini jikalau dilihat dari kacamata beberapa orang-orang, merupakan manusia yang bebas dan merdeka. ya iyalah yah…saya belum jadi karyawan yang mana harus taat pada peraturan perusahaan. saya belon jadi istri yang mana harus patuh pada omongan suami. saya belon jadi Ibu yang harus memperhatikan kebutuhan anak. saya sudah tidak jadi mahasiswa yang mana tidak perlu memikirkan tugas- tugas kemahasiswaan dan kewajiban lainnya. freee.. mau bangun jam berapa hayok, mau pergi ke mana ajah tinggal packing, mau makan apa tinggal buka kulkas, mau hahahahihihihi sama temen juga hayok.

Tapi apakah saya benar-benar bebas?

Jawabannya tidak juga.

Saya belum merdeka untuk membungkam orang-orang yang bertanya: kerja di mana sekarang? Karena saya nyatanya masih menjadikan jobseeker sebagai kegiatan saya sehari-hari (ahahahahaha!).

Saya belum merdeka untuk membuat mereka diam dengan pertanyaan: calonnya mana? Karena nyatanya tangan saya masih belum menggenggam tangan siapapun saat ini (tsaaah!!)

Saya belum merdeka untuk menentukan mau berkarya di bidang apa saya saat ini. Karena nyatanya ada titk di mana saya berbeda pendapat dengan orangtua mengenai hal ini.

Saya belum merdeka untuk terus mengerjakan apa yang ingin saya kerjakan. Karena ada begitu banyak tuntutan yang ditujukan kepada saya saat ini.

Saya belum merdeka untuk menyebutkan umur saya. Karena jujur, jauh di lubuk hati saya yang paling dalam saya malu. Malu sama diri saya sendiri di umur setua ini ada banyak hal yang belum saya capai.

Saya belum merdeka bahkan di blog saya sendiri untuk menulis hal – hal yang saya sukai. Karena, saya ada di titik memikirkan dampak tulisan saya. Paling tidak bagi imej saya (apeu si ais inih..).

Saya belum merdeka untuk nyetir di Jakarta. karena mamak saya selalu heboh di belakang saya untuk memberitahu apakah saya harus ngambil jalur tengah atau kanan.

Saya belum merdeka untuk menikah dengan siapa. Karena saya harus menghadapi ekpektasi-ekspektasi besar dari orangtua saya terhadap calon pendamping hidup saya.

Saya belum merdeka untuk melangkah ke depan. Karena saya memiliki ketakutan begitu besar terhadap masa depan saya.

See?

Negeri kita sudah merdeka 67 tahun yang lalu ditandai dengan proklamasi. Tapi apakah negeri kita ini benar-benar sudah merdeka? Apakah kita dengan kapasitas kita sebagai warga negara sudah merasa bahwa negara ini benar-benar merdeka?

Karena sejatinya merdeka itu memiliki banyak sekali makna dan tidak ada yang mutlak dalam pemaknaan tersebut. Dan, saya berucap dalam hati saya yang paling dalam saat ini, bahwa saya harus menjadi manusia yang merdeka. Bagaimanapun itu nanti caranya, akan saya pikirkan. Karena nyatanya semua alasan ‘belum’ merdeka yang saya ungkapkan di atas tadi itu hanya alasan-alasan buatan saya saja. Ya toh?

yang berhak menentukan merdeka atau tidak, bebas atau tidak diri kita itu yah diri kita sendiri. Toh kita hidup di era di mana orang bego bisa tenar (yeahh saya berbincang tentang MC yang ngakunya penghibur), kita hidup di era di mana orang nyanyi soal hamil di luar nikah bisa tenar, kita hidup di era seorang penyanyi lypsinc (bener nulisnya begitu?) bisa disebut ‘entertainer’. Kita hidup di era penyanyi luar yang mamak saya gak tahu lagunya bisa jadi isu pelik BAngsa. Kita hidup di era artis kawin dua kali jadi BERITA, kita hidup di era artis berantem sama suami mantan istri itu BERITA.

kenapa kita (saya khususnya di sini) tidak bisa memerdekakan diri dari semua anggapan, prasangka dan ekspektasi orang?

hidup ais!

MERDEKAAAAH!!!!

act your age, ais ariani. but don’t too hard to try😀

***
PS: ini tulisan ada maknanya gak sih?
PS lagi: saya ngerjain ini dari sore dan baru kelar jam 8malam dengan berbagai interupsi diantaranya.

14 Comments

Filed under [drama] sekitar

14 responses to “makna merdeka dari si drama Queen

  1. Mari kita memerdekakan diri dari prasangka.. apapun itu prasangkany, baik dari diri maupun dari orang lain.
    http://garammanis.wordpress.com/2012/08/15/motivasi-berwarna-untuk-mereka-yang-suka-berprasangka/

  2. Saya mencoba menulis secara merdeka, karena kalau bukan kita yang memerdekakan diri sendiri lalu siapa lagi?
    Mari Kita Merdeka Saja😀

  3. Intinya (yang aku tangkep) mari memerdekakan diri kita is.. entah itu dari segi fikiran (yang dibebaskan dr berita yg negatif) ataupun dari tindakan..

    Pokoke bebas bertanggungjawab lah #tsaa…

  4. setuju tuh, negara udah merdeka sejak kapan tau
    tapi untuk merdeke menulis di blog sendiri aja blom mampu
    selalu saja ada pertimbangan2 yg melintas sehingga tulisan itu berakhir cukup di draft box saja.

    selamat ulang tahun ya Is … semoga bentar lagi ada yang ngelamar, aammiin🙂

    • AMiin…doamu yang terakhir mbak Nik, mbikin aku pengen meluk :’)
      ya kan.. benerkan [oint menulis dengan bebeas itu, masih masiiih…masih sulit ternyata. bukan buat aku aja jebul…

  5. semoga kita bisa memerdekakan diri dengan setia berkarya positif.

  6. MERDEKA!

    Riani, selamat Idul Fitri yaa, maafkan lahir dan batin. Salam untuk seluruh keluarga😀

  7. makna merdeka sesungguhnya adalah merdeka dari ketidakpastian status hubungan.. halaahhh.. apa ini😐

  8. mau teriak merdeka atawa happy milad kok ya udah basi bgt hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s