hei you birthday girl!

Sebenarnya saya dikejar deadline penulisan naskah publikasi untuk tugas akhir saya. Tapi ternyata godaan untuk melanjutkan penulisan surat bagi diri saya yang lebih muda terasa sangat menggiurkan *slurp*

dan seperti yang pernah disinggung di postingan sebelumnya, kalau saya mau mbikin lanjutan surat saya yang waktu itu, dan kebetulan bangeeet… ada yang mbikin #ForYoungerMe jadilah sekali dayung dua tiga pulau terlampui:mrgreen:

Hai ais ariani!

You’re offcially 17 now! How’s the party? Pasti kamu seneng dong didatangi oleh kedua orangtua kamu lengkap, dan ada sahabat-sahabat kamu, bahkan si sahabat kamu dari SMP datang dari Jakarta, istimewa untuk menghadiri ‘party’ ulang tahunmu.

Pesta ulang tahunmu mungkin sederhana, kamu bahkan tidak berdandan, tidak seperti saat teman-teman lain merayakan ulang tahun mereka yang ke – 17. Tapi kamu memang seperti itu, terlalu cuek untuk urusan penampilan. Kuenya pun bukan memesan dari toko kue, undangannya pun bukan model undangan besar dan indah, tempatnyapun sederhana hanya di rumah,

Namun yang harus kamu ketahui adalah: itu semua merupakan dukungan penuh cinta dan kasih dari orang-orang di sekitarmu. Kue itu bikinan tante kamu, ia membuatnya dengan penuh doa. Undangan yang unik itu di desain khusus oleh kakakmu yang galak itu. Walaupun ia sering marah dan kalian sering berantem , ketahuilah bahwa ia perhatian sama kamu. Bahkan ide membuat potongan foto kamu waktu kecil yang di setel di televisi itu juga dari dia. Rumah tempat pesta itu akan selalu kamu kenang sampai kapanpun, karena kamu menghabiskan banyak cerita di rumah itu. Dan setiap kali kamu mampir di kota itu, kamu akan selalu bisa mengenang kisah klasik-mu di rumah itu.

Oh iya, selamat kamu masuk IPS satu bersama sahabat kamu, Fajar. Kalian masih duduk sebangku. Walaupun hubungan kalian kaku dan ia tampak bermusuhan denganmu ketahuilah kamu tetap istimewa baginya.  Dan persahabatanmu dengan FAYE, akan berakhir karena pada akhirnya kalian sadar bahwa sedang menipu diri bersembunyi dalam konteks persahabatan padahal yang kalian inginkan adalah lebih dari persahabatan. Tak perlu risau, sahabat-sahabat akan datang dan pergi dalam kehidupanmu.

Beberapa hari lagi kamu akan bertemu dengan seorang pria. Dia akan menjadi seseorang yang banyak merubah kamu. Kamu akan menghabiskan waktu yang cukup lama bersamanya, bahkan mungkin sampai sepuluh tahun ke depan, ia masih ada dalam lingkaranmu. Bagaimanapun kamu berusaha untuk mengeluarkan ia dari lingkaranmu, ia hanya akan ke luar dari lingkaran terdalammu, tapi tidak dari lingkaran pertemananmu.

Tapi memang begitulah hidup, semua orang yang datang dalam hidupmu pada akhirnya akan pergi. Bukan masalah mereka pergi kapan, tapi yang menjadi persoalanmu ke depan adalah bagaimana mereka pergi.

Hubunganmu dengan orangtua akan merenggang jauh. Gejolak masa muda akan membuatmu membantah semua keinginan dan perintah mereka. Kamu bahkan berani membentak mereka. Satu pesanku ais, kamu harus belajar mengontrol emosimu. Orangtuamu adalah tempat kamu mendulang pahala. Orangtuamu adalah peringan langkahmu. Yang harus kamu lakukan hanyalah mendengarkan mereka dan bercerita kepada mereka.

Hilangkan segala prasangka burukmu tentang mereka. Mereka akan mendengar ceritamu dari mulutmu, asal kamu mau membaginya bersama mereka. Mereka bukanlah pihak yang bersebrangan denganmu. Mereka bukan musuh. Mereka selalu mendukungmu, selalu.

Baiklah ais ariani, sepanjang apapun aku menulis surat untukmu… mungkin hanya akan terselip di salah satu buku harianmu. Kamu hanya akan menganggapnya sambil lalu. Karena saat ini kamu sedang merasa menggenggam dunia melalui tanganmu. Memangnya apa yang bisa menahanmu? Kamu 17 tahun, muda, memiliki sahabat – sahabat yang hebat, memiliki cita – cita dan keinginan yang jauh ke depan.

Dan memang, tetaplah seperti itu. Jangan biarkan siapapun dan apapun menghalangimu untuk menjadi apapun yang kamu mau.

XOXO,

Twenty something ais ariani

tuuuhkaaaan….tulisan itu kalau lagi gak konsen bikinnya malah jadinya aneh. tapi berhubung tinggal setengah jam lagi ditutup, aku submit dulu laaah

***

see u next post!

15 Comments

Filed under [drama] lepas, [drama] sekitar

15 responses to “hei you birthday girl!

  1. Pingback: [#ForYoungerMe] ~ Hei You Birthday Girl | 15 Hari Menulis Flash Fiction

  2. jadi sekarang ais ultah ke 20..
    selamaaat…

    *bener gitu* hahah..

    eh potony yang jadul,manis banget..

    — ais ariani:
    huahahhahaha… ngambil ucapan selamatnya ajah dah Mbaaak.
    ah jadi maluuu… manis kiyis2 gitu yaaah
    hihihihihi… —

  3. nggak aneh kok, mba. tetep mengena. cielah. hihihii😉

    — ais ariani:
    *tersipu malu*
    hihihihihihi..
    makasih Puuut… —

  4. eh? emang hrs flash fiction ya Is? lah punyaku sepanjang jalan kenngan gitu je qiqiqiqi,,,

    soal sahabat, jd inbget quotenya si memey d arisan 2 itu ya🙂

    — ais ariani:
    hahahahahha..gak Teeeh.. tapi aku lagi diburu waktu itu pas nulisnya, jadi aku cuman 300 kata apa 400 gitu, aku lupa.
    tapi punya Teteh kereen kok. bener…
    ho’oh terinspirasi dari situ, ntar tak edit aah biar sama kek kata2nya memey🙂 —

  5. flash fiction ? kayaknyah bukan deh … inimah reality😀

    — ais ariani:
    ihh kang Cepot ih tahu ajaaaaah.. —

  6. 'Ne

    itu potonyaaa hihihi..
    meski buru2 tapi tetep oke kok tulisannya..
    sukses ya kontesnya..😀

    — ais ariani:
    ini gak ngontes kok Ne, cuman ikut ngeramein ajah
    lucu yak phutunya? imut2 piye gitu :mrgreen:

  7. ih kontesnya lucu…
    asik juga ya nulis surat untuk diri sendiri… seruu…🙂

    fotonya nampak jadul sekali ya.. itu foto ais .. gimana foto aku masih SMA? lebih jadul lagi pastinya..

    — ais ariani:
    tapi gak item putih kan Mbak?
    hehehehhee… iyah mbak, aku ampek bikin udah dua. cobain deh Mbak, seru loh.. —

  8. Dan memang, tetaplah seperti itu. Jangan biarkan siapapun dan apapun menghalangimu untuk menjadi apapun yang kamu mau.

    sebuah statemen yang mantap, ayo perkuat langkah menerabas segala rintangan

    — ais ariani:
    ituh kan dulu Paaak, sekarang sih agak malu2 gitu
    *hlah? —

  9. SUKAAAAKKKKKK!!!!
    Kayak bukan Ais yang mbikin suratnya
    ato emang tadi nyuruh orang? Hayoooo …..
    Keren! ASli … bener!

    Jadi ingat, jangan mentang2 lagi MERASA dunia dalam genggaman maka bla bla bla … *ga mo nasehatin cuma ngingetin smp di situ sajahhhhh!!!*

    — ais ariani:
    iniiii antara pujian sama ngomel kok gak pake titik koma yah?
    jadi aku ini dipuji atau diomelin sih?
    *garuk2idung* —

  10. You know Is …
    Tulisan … Dearest (younger) Me … ini tidak sesederhana apa yang diduga …
    menurut saya … ini adalah sarana kontemplasi yang paling jitu dan ampuh …

    a self reflection …
    a self evaluation …
    untuk menemukan jati diri yang lebih baik dari hari ke hari …
    dari masa ke masa

    salam saya Is

    — ais ariani:
    oom, komen oom ini ngena banget loh oom,
    means a lot buat aku. beneran.
    *terharu* —

  11. itu fotonya mbak ais jaman SMA ya?
    hihihi…masih unyu2 (eh, sekarang masih tetep unyu ya?)😀

    — ais ariani:
    unyu? masa siih puch?
    *pasang senyum paling unyu*
    huahahahhaa.. —

  12. aahh mending is dirayain mah.. aku 17jauh dari yg namanya perayaan..😀

    — ais ariani:
    masak Nie? makan2 gitu juga gak adah? —

  13. eh… aq sering banget ni kesini.. harusnya disuguhi apa gtu.. susu coklat dan biskuit mungkin:mrgreen:

    itu foto jaman SMA,, jaduull banget,, itu kira2 tahun berapa ya? masih pke “negative film” ya? jaduulll… waktu aq esema aja,, camdig udah mulai dipke,,, wahh.. terpaut berapa jaman kita ya? heuhueh😀

    — ais ariani:
    siaaaaaaal…
    si dieka ini kalau ke sini emang suka ngajakin berantem yaaak…
    padahal aku rasa umur kita cumman beda dua tahun.. —

  14. ooo umurmu baru 17 ya dek?
    *manggut2*

    — ais ariani:
    iyaah..muda belia sekalih yah Kak?
    *siul2* —

  15. Nulis surat buat diri sendiri?
    Beuh, saya baru tau nih ada yang beginian, ahhahaha….😆
    Tapi keren juga ya jadinya, lucu dan unik😀
    Btw, foto sma-nya itu……. Hahhaa…
    Oh..ya, selamat ultah🙂

    — ais ariani:
    huaaah foto SMA ku kenapa py?
    keren kali kaaan? kan? kan?:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s