sumpah pemuda

membicarakan Pemuda, tidak akan ada habisnya.
mulai dari band Pemuda Harapan Bangsa, terus ada juga karang Taruna,
terus ada Mentri Pemuda dan Olahraga,
dan tidak lupa juga ada hari Sumpah Pemuda

 

*ehem… mbersihkan tenggorokan*

kata pengantarnya muter-muter gak sih? Tapi yang saya mau angkat sesungguhnya adalah mengenai hari Sumpah Pemuda. Atau… jangan-jangan pada lupa lagi kalau hari ini merupakan hari Sumpah Pemuda. Saya ajah lupa kalau gak liat iklan soal Sumpah Pemuda di TV.

Tahun lalu, saya pernah bercerita sedikit mengenai Hari Sumpah Pemuda. bukan menceritakan sejarah atau apa, hanya menceritakan bagaimana kami (saya dan kawan-kawan sekelas pada suatu mata kuliah) lupa apa isi dari Sumpah Pemuda. memalukan bukan?

Kami yang katanya generasi harapan bangsa, melupakan hal sepenting itu. Dan beberapa hari yang lalu terjadi suatu pembicaraan yang cukup mengagetkan antara saya dan kawan-kawan di kampus. Berawal dari kawan saya, sebut saja namanya demput. dia sedang menyusun semacam skala untuk penelitiannya, penelitiannya terkait dengan nasionalisme. dan kami berempat waktu itu ribut ingin membantu (dipaksa tepatnya. Hahahahaha..). mulai dari soal PSSI, sampek soal batik. hingga akhirnya kami membicarakan soal lambang pancasila.

dan tahukah kawan-kawan sekalian bahwa kami bahkan keliru menyebutkan lambang sila kedua dan sila ketiga?!?!

kami tertawa saat menyadari itu.

lalu beberapa hari kemudian dalam perjalanan saya ke semarang bersama Demput, terungkaplah kenapa dia mengambil Tesis mengenai nasionalisme; ‘kalau bukan kita, siapa lagi’

deg.

dan kami terlibat pembicaraan yang cukup serius (mengingat saya gak pernah serius kalau ngobrol sama dia kecuali menyangkut urusan kuliah) mengenai: apa yang bakal kamu lakukan kalau kamu bisa dan punya power untuk melakukan satu hal untuk merubah Bangsa ini ke arah lebih baik.

terlontarlah ide-ide kami, mulai dari mengusahakan pendidikan terbaik buat anak-anak, membuat satu pulau baru dimana seluruh isi pulau tersebut memiliki otoritas sendiri dalam berbagai hal, dan isi pulau tersebut adalah orang-orang yang memiliki nasionalisme tinggi, merubah isi stasiun televisi (dan menghapus semua sinetron-sinetron itu), merubah peraturan kredit motor, dan sebagainya dan sebagainya…

pembicaraan yang berlangsung singkat tersebut terpatri kuat dalam hati saya sampai saat ini. saya takjub sama pemikiran Demput itu. bagaimana dia menggambarkan perhatian dia buat negara ini. saya gak tahu kalau Demput memiliki perhatian yang cukup serius soal nasionalisme hingga mengangkatnya ke Tugas Akhirnya. Sedangkan saya? Saya malah egois memenuhi rasa ingin tahu saya yang cukup besar mengenai Ibu Bekerja.

Demput membuktikan (dan juga mengingatkan) pada saya; bahwa tidak semua anak muda Indonesia itu apatis. Masih ada yang peduli. Masih banyak. Mereka berkarya dan berjuang di bidang masing-masing.

Tak apalah kalau mereka masih berjuang melepaskan galau, mengatasi patah hati, mengobati rindu dalam cinta jarak jauh. Mereka masih berproses, akan ada saatnya mereka berhenti berpikir kalau dunia tidak berputar di sekitarnya, *ehem. keselek ludah* akan ada saatnya mereka berhenti berpikir hal-hal seperti itu.

Dan bagi saya saat ini, lulus kuliah adalah prioritas utama saya hingga saya akan mampu berkontribusi maksimal nantinya bagi masyarakat (terdengar klise dan utopis? Ah biar… tulisan ini toh dibuat juga sebagai pengingat bagi saya sendiri. )

Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Jadi, bagaimana dengan kawan-kawan.. kalau bisa merubah satu hal dengan tangan kawan sendiri, apa saja.. untuk negara ini, apa yang akan kawan-kawan lakukan?

9 Comments

Filed under [drama] lepas

9 responses to “sumpah pemuda

  1. selama ini mungkin blum bisa berbuat apa2 utk bangsa dan negara mba, tapi setidaknya ga ikut2an menambah masalah buat negara lah, seperti demo yang ujung2nya anarkis, tawuran, dsb.

    Tpi saya lagi merintis Indahnya Berbagi lho bareng sahabat2 saya, mudah2an bisa termasuk sebagai tindak nyata sebagai seorang pemuda harapan bangsa… aamiin…😀

    — ais ariaani:
    amiiin mas brur.. bener mas, kalau belum bisa menyelesaikan masalah, jangan ambil bagian dari yang menambah masalah setidaknya😀
    sukses yah Mas buat programnya🙂 —

  2. mau.. berbuat sekecil mungkin untuk bangsa … pokoknya bermanfaat untuk sesama >_<

    — ais ariani:
    amiiin…semoga tercapai yah Tik🙂 —

  3. Kenapa sumpah pemuda adanya tahun 1928 bukan 2011? Kalo 2011 jadinya gini deh:
    Loeh ┒(‘o’┒) guweh (┎’,’┒) satu bangsa gitu deh!
    Loeh ┒(‘o’┒) guweh (┎’,’┒) satu bahasa…yah bahasa gawull gtooh!
    Loeh ┒(‘o’┒) guweh (┎’,’┒) satu tanah air, tanah air ciiiinnn…
    Sumpeeeeee loeee!

    referensi: fb-nya OREO (uwOng Rupo Elek cOmmunity sOlo)
    😀

    — ais ariani:
    Alhamdulillah, jaman itu bahasa gaulnya belon begitu…
    Alhamdulillaah yaaa😀 —

  4. sumpeh looo?🙂
    kalo aku sih tetap konsen sebagai ibu rumah tangga aja sambil membentuk anak2 penerus bangsa

    — ais ariani:
    sumbangan terbaik bagi Bangsa mbak🙂 —

  5. Waduh is.. jangankan sekarang.. lah wong waktu sekolah aja aku gak hapal kok lambang pancasila >_<

    seperti suruh aja aku ngitung matematika daripada ditanya soal kenegaraan.. malu deh..

    — ais ariani:
    hiaaaaaaaaah…. ngitung kalau udah pake logaritma angkat tangan juga aku mah
    hehehehhe😀 —

  6. Ah senangnya msh ada pemuda2 spt Demput, Ais dan teman2..

    — ais ariani:
    Teteh.. kita cuman berpikir sederhana kok *jadimalu* —

  7. Pengen memberi kesempatan kepada kata, untuk menceritakan betapa indahnya alam nusantara..

    — ais ariani:
    pasti bisa Mas, Mas aim kan pecinta alam sejati🙂 —

  8. Banyak Ais…saya ingin memberikan sesuatu yang belum mereka dapatkan selama ini…kalau ditulis satu-satu saya takut kesannya malah jadi idealis…hehe😀

    Yang pasti, buatlah orang-orang di sekitar kita bahagia dan bersyukur bisa mengenal kita. Itu saja. So simple…

    Sukses buat tugas akhirnya, Ais!

    — ais ariani:
    bener banget Bu, setidaknya kita bis amembuat orang sekitar kita bernafas lebih lega dengan hadirnya kita😀 —

  9. dhebu

    aku pengen bikin program sekolah murah dan kasih beasiswa buat anak2 yang kurang mampu tpi punya otak yang cemerlang supaya ttp bisa sekolah agar semua anak Indonesia pintar dan bisa memajukan bangsa😀

    — ais ariani:
    wow… ide yang keren. semoga bisa terwujud ya. suka deh kalau ada memperhatikan pendidikan lebih jauh🙂 —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s