get some lose some

welcome the ‘city’. hehehehehehe. aliase: selamat datang di kota. weekend ini saya pulang ke rumah orangtua saya di Ibukota. memeluk hangat rindu orangtua terkasih. kepulangan saya kali ini hanya beberapa hari, karena seorang sahabat baik saya sejak SMP menikah. tepat hari ini ia mengadakan akad nikah.

kalau boleh mengingat masa saya dan si sahabat awal  berkenalan, rasanya gak nyangka aja kami melewati waktu 13 tahun bersahabat. saya dan dia bersahabat sejak kami masih imut dan lucu [hahahahaha], masih belum puber, masih cemas memikirkan kapan kita akan tumbuh menjadi wanita dewasa, atau memikirkan apakah kita akan lulus di ujian silat bulan depan.

kami bersahabat sejak masalah kami hanya seputaran kesulitan kami mematahkan beton cor waktu ujian silat hingga masalah-masalah klasik dengan senior di OSIS dan masih bersahabat hingga saat ini, saat masalah kami sudah berkembang menjadi ketakutan kami berkomitmen seumur hidup dengan seseorang [hei, tapi dia one step ahead dalam mengatasi itu, setidaknya hari imi dia membuktikan itu]. dan jauh di lubuk hati saya yang paling dalam, saya berharap saya dan dia masih bersahabat hingga kami sudah pikun. hahahaha.

saya menyayangi dia, kenapa dia begitu berarti adalah karena dia adalah sahabat pertama yang mengajarkan kepada saya, bagaimana menjalin persahabatan secara tulus. dia lah sahabat saya yang hadir melintasi Jakarta-Purwokerto untuk menghadiri syukuran ulang tahun saya yang ke-17, dialah sahabat saya yang mengajarkan cara membuat surprise. dia juga sahabat saya yang membuatkan email pertama saya, dia juga sahabat pertama saya yang ngambek bombay saat saya ‘direbut’ oleh kesibukan dan gerombolan kawan yang laen, dia juga yang berteriak memeluk erat saya saat sudah dua minggu kami gak ketemu sewaktu lulus SMP, dengan dia juga saya belajar arti kata ‘sentimentil’, dengan dia saya belajar dan berbagi banyak hal.

*duh jadi terharu*

terakhir kali sahabat saya dan saya menghabiskan waktu di Jogja

dia sahabat pertama saya. persahabatan kami bukanlah persahabatan yang penuh dengan kenangan hingga saat ini. selepas SMP, kami berpisah. ia di Jakarta, saya merantau ke daerah. kami memiliki sahabat dan kawan serta kesibukan masing-masing setelah itu [hingga sekarang]. tapi ada satu titik dimana kami akan bertemu dan berbagi banyak hal dalam hidup kami.

dan saya terharu saat tadi saya ada di sebelah dia, di tengah huru-hara menjelang akad, dia sempat bertanya; “ais mana…ais mana…” entah kenapa, saat ia bertanya seperti itu, saya terharu. ia masih mengingat saya walaupun ia dikelilingi oleh sahabat-sahabatnya yang lain dan orang-orang terdekatnya.

mungkin, bukan saya yang ia curahkan semua permasalahannya saat ini, bukan saya yang ia cari saat ia punya masalah, tapi saya dan ia seperti terhubung hingga saat ini, karena kami memiliki kotak kenangan yang kami miliki bersama, jauh di lubuk hati kami yang paling dalam.

untuk kamu, sahabatku… selamat menempuh hidup baru. Elo tahu, gue ikut seneng banget pas denger kata sah tadi. Maaf kalau bukan gue yang selalu ada di sebelah lo kemaren, tapi elo harus tahu kalau gue ikut seneng ngelihat elo bahagia saat ini menjadi seorang istri, bisa memutuskan sebuah keputusan besar dalam hidup elo dengan ia yang sudah pasti membuat elo yakin [jujur, beberapa detik tadi gue sempet gak percaya akhirnya… elo nikah! elo yang childish, manja, cengeng itu.. elo yang egois dan kadang menyebalkan itu… menikah! hahhahaha. you go, din!]. dan sebuah kehormatan besar menjadi sahabat baik seorang gemini kek elo

😉

hehehehehehe…

dan pertemuan saya dengan seseorang hari ini di penguhujung hari semakin meyakinkan saya bahwa hidup ini bukan hanya sekedar numpang lewat, hidup ini seputaran pilihan. get some lose some. saat kamu mendapatkan sesuatu, yakin deh dalam hidup kamu juga kehilangan sesuatu. begitu juga sebaliknya. so, saat menentukan pilihan; pilihlah jangan hanya menggunakan logika berpikir tapi gunakan hati dalam memilih, dalam membuat keputusan. hidup ini bukan hanya sekedar mendapatkan, tapi juga tentang kehilangan.

***

*ngebaca ulang sekali lagi tu;isam diatas: well, maybe someday akam saya edit lagi. karena sepertinya keyboard komputer di rumah tuts nya bersekutu ngerjain saya, karena saya harus menahan kesabaran mengetik dengan beberapa kali salah. dan sukses membuat apa yang ada di kepala berhamburan pergi, melayang…  dan lagi, ada seseorang di ujung sana yang menanti telpon saya. besok kalau sudah pulang ke Jogja, saya edit lagi yah. selamat hari minggu [asumsi: semua oran baca tulisan saya besok pagi. hehehehehe…]

siapa tahu kita ketemu di kondangan besok yah. saya ada di gedung arsip loh besok. hahahahahaha…

 

XOXO,

ais ariani

21 Comments

Filed under [drama] sekitar

21 responses to “get some lose some

  1. hehehehhee.. maap foto2 belum bisa dikirim
    *edisi kabel data goib entah kemana*

    — ais ariani :
    haah kagak dimaapkan. yang diphotoin pake kamera bagus juga mau yak…😀 —

  2. “Ais mana.. Ais mana..”

    Hehe.. saya juga nyari nyari lho,,

    Persahabatan yang indah.. salam ya Mbak Ais, buat sahabatnya.

    — ais ariani :
    mas aim.. aku di sini.. aku di sini
    *ngawe-ngawe*
    hahahahhaha… —

  3. wew.. ini masih hari sabtu kan? ehmm.. yayaya

    selamat yah buat temennya.. dan elo.. iya elo.. yang punya blog ini!! kapan.. kapan donk.. #langsungngacirtakutdipatahinkayakbetoncor


    — ais ariani :
    asseeeem…assseeem….. 😦 —

  4. iya..aku baca..aku baca

    seneng rasanya punya sahabat yang awet, aku kok kayaknya ga punya ya? pasti disibukkan dengan kegiatan masing-masing.. sekalinya ngaku sohiban nyatanya dia bilang siapa elo? pengen juga sesekali ada yg nyariin…*wuiiih, cucian banget ih*

    — ais ariani :
    mbaak…aku mau kok kalau diaku sebagai sohib
    *cie.. bahasanya Lupus banget sih😀
    besok nek aku nikah aku nyariin mbak Hilsya deh😉 —

  5. seneng juga sekaligus sedih, seneng karena liat sahabat yang dulu nemenin saat suka duka dan semuanya sudah menemukan tambatan hatinya.. sedih karena mungkin keceriaan yang dulu2 tidak terulang dan mungkin nanti jadi akan terbatasi…

    jadi kapan kamu nyusul??

    — ais ariani :
    hadeh hadehh membaca paragraf pertama masih senyum dan terharu, membaca kalimat terakhir jadi …
    jadii…
    jadi… jadi tidak bisa menjawab😀
    hehehehhehe… —

  6. senengnya punya sahabat yg begitu tulus dan baik,,,
    mudah2an saya bisa seperti itu….😀

    — ais ariani :
    amiiinnn semoga yah mas Brur🙂 —

  7. *saat ada yg datang,, pasti ada yg pergi”
    Banget,saat ada yg hadir dalam hidup mu,, pasti kamu juga akan kehilangan sesuatu,,
    Bgitu juga sbaliknya kalau ada yg pergi pasti ad yg datang kan,,
    Siklus hidup ya,,,

    — ais ariani :
    betul put.. begitulah yang diajarkan di biologi
    *hloh.. kok jadi biologi yak?? —

  8. Saleum
    liat fotonya jadi heran saya, kok manyun gitu ekspresinya mbak🙂
    saleum dmilano

    — ais ariani :
    fotonya lagi sedikit akting gitu deh Bang,
    tapi gak beneran kok manyunnya😀 —

  9. kirain foto orang yg sama, hehe..
    potonya kecil, jadi kliatan sama ya mbak..apa emang punya kemiripan?😀
    salam


    — ais ariani :
    makanya pake laptop jangan pake handphone bukaknya biar keliatan…
    itu aku ama sahabatku.. sekitar empat tahun yang lalu… —

  10. Kita memang punya sahabat yang seperti itu ya. Yang tidak sering bertemu dalam keseharian, tetapi selalu saling mengingat pada saat-saat tertentu, pada moment-moment penting dalam hidup kita. Aku juga punya sahabat masa SMP yang sekarang sudah sangat jarang berkomunikasi, tapi setiap aku ulang tahun dia adalah orang pertama yang mengirimkan ucapan selamat🙂

    Oowgh … baru tahu, Ais ternyata jago mematahkan balok beton ya? Iih, musti ati-ati nih *ngelus-elus lenganku tersayang*

    Dan tentang seseorang yang nunggu ditelpon itu … aku juga nunggu berita selanjutnya, maksudku undangannya🙂

    — ais ariani:
    sammaa Bun, dulu dia juga begitu, selalu ingin jadi yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun buat aku
    dan kita kalau ketemu pasti akan cerita tentang banyak hal yang tertinggal. walau gak sedeket dulu, tapi tetep saja dia istimewa
    hehehehehe….
    haaaiaaaah… kenapa kalau gak nanya kapan nyusul pertanyaannya undangan. Tenang ajah Bun, kalau udah fix Bunda aku kabarin kok😉 —

  11. laahahh pimen, rika maring jkt kyeh…mampir hayuk…

    — ais ariani :
    mbakyu.. mung sedelok tok aku nang Jakarta.
    kiye proposale durung rampung-rampung je😦 —

  12. itu fotonya pada bengong ya🙂

    — ais ariani:
    eceknya lagi bergaya gitu Mbak, bergaya sok jutek😀 —

  13. *nyari tisu


    — ais ariani :
    *ngasih duit* —

  14. penasaran pengen liat putu2na🙂

    — ais ariani:
    ahahahhaha… kami terpesona dengan makanannya sebenarnya😀
    jadi keknya ajang narsisnya gak ada😦 —

  15. fotonya kok musuan?

    gimana kalo jual baju promonya gitu, “get some lose some”
    yg beli pada lariii hehe

    — ais ariani:
    huahahahhaha… ho oh yah Nda. heh kammmuu… kemana ajah😛 —

  16. sahabatku adanya yang dari SMK, ga ada yang dari SMP😦
    berarti Ais lebih beruntung karena sudah punya sahabat sejati duluan🙂

    yep! get some lose some, sudah pasti itu, tidak mungkin kita mendapatkan dan menyimpan semuanya. walaupun seringnya lebih mudah mendapatkan ketimbang ketika harus kehilangan.

    tetap semangat ais, saya nantikan undangan pernikahannya *lho?*😀

    — ais ariani:
    itu juga cuman satu-dua orang mbak, dan jadi kebayang besok kalau aku nikah, aku mash bisa gak yah ngumpulin sahabat-sahabatku semua?
    *mikir*
    hehehehe, betul mbak, lebih mudha mendapatkan dibandingkan kehilangan.
    adanya undangan seminar mbak, mau?😀
    hehehehhehe… —

  17. persahabatan yang dibangun dengan ketulusan senantiasa menggurat keindahan dalam hidup kita, duh… senangnya…

    [salam kenal ya…]

    — ais ariani :
    salam kenal juga Kang🙂
    semoga everlasting yah Kang… —

  18. Ais kapan nih nyusul?? *pertanyaan pasaran*😀

    — ais ariani :
    mei..
    meibi tahun ini meibi tahun depan
    *jawaban pasaran*:mrgreen:

  19. Ihiks, jadi inget sahabat2 zaman zeboth yg sudah lama menghilang itu *halah*. Tapi emang bener Is, ga mungkin nyimpen ‘semua’nya. Sok atuh kapan dikau nyusul? *kabuuuurr*

    — ais ariani :
    yah kan Teh.. kalaupun ada beberapa yang masih kontak, itupun mereka yang benar-benar istimewa🙂
    nyusulnya secepatnya Teh kalau sudah siap
    (amiiin…)😉 —

  20. Wew, bacanya telat banget.. Aku smp skrg belom ada sahabat yg nikah. Smp skrg juga masih main2 siapa yg nikah duluan.. Hehe
    Pasti seru ya dan mengharukan lihat sahabat yg tlh kita kenal lama nikah..


    — ais ariani:
    jangan-jangan malah kamu niee yang nikah duluan😀 —

  21. Pingback: belajar tentang kehilangan « dramaLand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s