spellbound by Jane Green

Saya hobi membaca chicklit. awalnya saya agak isin sama bacaan favorit saya ini. maksudnya; saya ngerasa bacaan saya itu agak sedikit dangkal. hingga saya pernah ‘menyembunyikan’ hobi saya ini. sampai akhirnya saya sudah tidak mampu lagi menahan kesukaan saya terhadap chicklit. pengarang favorit saya adalah Meg Cabot, tokoh di balik layar Princess Mia, salah satu tokoh khayalan favorit saya.

Saya mengagumi gaya bahasa Meg Cabot yang cerdas. Dan kadang ada saat dimana saya berharap Michael Moscovitz itu nyata. maksud saya; ow em ji… ada pria hebat berwajah ganteng dan muda dan cerdas serta baik hati yang memiliki aroma leher yang enak. andai saja dia nyata. dan bagi saya, pangeran bukan lagi si pria berkuda putih; melainkan Michael Moscovitz; si pria pandai bermusik, jago IT, dan sayang binatang (!!).

michale

Gak heran Mia naksir berat sama itu cowok. bahkan saya pernah meracuni pacar saya dan teman-teman saya waktu SMA untuk membaca princess diaries, dan pas kapan itu ketemu salah satu diantara mereka, ada yang bilang;

buku princess diaries mu masih sama aku.”

dan FYI, dalam buku itu ada coretan-coretan tangan saya yang berisi inisial nama saya dan pacar. hahahahahah. temen saya ngasih tahu itu sambil ngeledekin saya. saya mah cengar-cengir ajaa… (namanya juga anak muda waktu itu…)

Owkey, jadi ngalor ngidul kan. niat saya nulis ini adalah : pengen bercerita tentang sebuah chicklit yang coba saya selesaikan baca  di tengah huru-hara jadi baby sitternya Zaidan.

judul nya adalah Spellbound, karyanga Jane Green.

Spellbound._Tersihir._Chicklit

jane Green ini karya pertama yang saya baca adalah Jemima J. kalau gak salah tentang seorang wanita yang mati-mati an niat nurunin berat badannya. kalau karya Jane Green yang Spellbound ini sebenernya cerita bukan tentang wanita single (gak kek cerita chicklit pada umumnya)

ini bercerita tentang kehidupan sepasang suami-istri; Alice-Joe. Alice ngerasa sangat beruntung sewaktu akhirnya bisa menikah dengan Joe Chamber, kecengan nya jaman sekolah. namun, semakin hari Alice merasa semakin ‘tidak menjadi diri sendiri’ karena Alice seringkali dipaksa untuk menjadi boneka bagi Joe. Dengan rambut yang harus lurus dan pirang (padahal rambut aselinya Alice bergelombang dan agak-agak hitam gitu), harus sering memakai high heels (padahal Alice membenci itu).

Alice membenci pesta-pesta yang ingin dihadiri Joe. Mereka berdua sebenarnya kepribadian yang bertolak belakang. Joe merupakan tipe penggila wanita cantik, senang berpesta, senang hidup Glamour dan mewah. Sedangkan Alice adalah gadis sederhana yang senang di rumah, senang memasak, dan menggilai kehidupan pedesaan.

Hingga karena suatu masalah mereka harus pergi dari London, karena Joe dipindahtugaskan. Mereka berpindah ke NewYork. Di NewYork inilah babak baru kehidupan pernikahan mereka dimulai. Joe Chamber adalah seorang playboy yang tidak tahan digoda wanita. berulang kali ia selingkuh dan memiliki beberapa selingkuhan. namun di Inggris,Joe ingin memulai hidup baru.

Akan tetapi ternyata usaha Joe kandas di tengah jalan. Joe menyalahkan Alice yang sudah tidak mau berdandan lagi untuk dirinya. Kehidupan pernikahan yang indah dan hangat pun hanya tinggal kenangan. hingga akhirnya Alice mengetahui kebejatan suaminya.

terrruss. gemanaa akhirnya?

hmmm… you should read this book. tapi kalau ada waktu luang dan pengen baca. tapi kalau gak ada, Anda bisa sms saya buat nanya endingnya

hahahhahahaa…

🙂

yang bisa diambil dari buku ini oleh saya adalah : cinta itu tidak bisa dipaksakan dengan dandanan cantik, rumah mewah, harta berlimpah. mau kamu ke salon tiap dua minggu sekali, mau kamu ngecat rambut kamu jadi warna apapun; yang penting adalh pengertian dan penerimaan pasangan akan karakter masing-masing. menjadi selingkuhan is a choice. alias pilihan. karena pria seperti Joe yang hobi bermain wanita merupakan sebuah kebiasaan yang nyatanya tidak bisa dirubah, bahkan saat ia mendapatkan wanita yang memenuhi semua kriterianya. tidak ada jaminan jika pria itu mau berpisah dari pasangan nya, kemudian bersama kamu, ia akan bersama kamu selamanya (dan saya sudah pernah mengalami hal itu!! hahahahha..).

*Gambar minjem dari sini dan sini

Each of us may think we know exactly what we need to make us happy, what will be good for us, what will ensure we have our happy ending, but life rarely works out in the way we expect, and our happy ending may have all sorts of unexpected twists and turns, be shaped in all sorts of unexpected ways

[Jane Green]

20 Comments

Filed under [drama] lepas, [drama] sekitar

20 responses to “spellbound by Jane Green

  1. Andai cowok (yang digambarkan) itu nyata, pasti dimusuhi sama temen2 cowoknya, nggak diajak ngopi bareng2 dll. Soalnya temen2x takut kalah saing, hehehe…

    Wah tampilan blog nya tambah seger;

    — huaaaaaaaaaaaaaa… semacam ancaman bagi para pria ya mas🙂
    makasihhh, masih iseng nyobain themes baru mas.. —

  2. aku juga penggemar berat Chicklit, dan seperti dirimu, aku juga sempat merasa malu, karena ngerasa bacaannya kok ga mutu, abege banget, tapi akhirnya harus jujur karena emang ga sanggup baca yg berat2😀 daripada beli buku mahal2 terus cuma ditumpukin di rak, mending beli yang emang suka mbacanya toh hehehe

    boleh dong pinjem Chicklit terbarunay? *ga modal*

    — iyaaah mbak … tahu kan perasaan-malu-tapi-tidak-sanggup-mengelak hahahahahhaa.
    yup, sekarang udah lumayan enjoy untuk membaca itu semua. dan dengan gagah berani mengakui bahwa saya pecinta chikclit😀
    ada yang baru niih… finishing touch nya Deanna Kizis mbak. baru baca beberapa halaman.
    ke sinniii… 🙂 —

  3. sukaaaaaaa juga…

    bacaan paporitku sih si Sophie Kinsella..
    Punya lengkap shopaholic series nya…
    dan beberapa novel lepas nya juga…
    Lengkap lah pokok nya…

    Jenima aku udah pernah baca juga…
    Tapi menurutku si Sophie Kinsella ini lucuuuuu banget…
    Cobain baca deh Ais:)

    Baca chiclit itu…
    sesudah baca bikin perasaan jadi lebih ringan dan berbunga bunga…persis drama korea…hihihi…

    — sophie kinsella maaah semacam kewajiban bagi para pecinta chikliit.
    aku juga pernah baca semua nya (kecuali yang shopaholic and babies yang baru. yang si becky udah punya anak)
    ada gak mbak?
    minjeeem dooong?
    tapi memang gak punya
    hehehehhee
    . —

    • setuju sama erry
      sophie kinsella paling asik ceritanya
      apalagi yang judulnya “can u keep a secret?”

      — hiahahahhahaha.. ituuuh aku suka bangeeet, karena drama dan heboh banget.. ceritanya. —

  4. aku suka jane green bukunya yang ini belom punya dek *minjem*
    jemima j juga cerita yang bagus

    kata siapa dengan hobi baca ciklit punya bacaan yang dangkal? dengan hidup yang sudah berat ngapain kita nambahin bacaan yang berat2 right?
    aku juga suka ciklit dan komik pastinyaaa

    — ahahahhahaha.. itu juga yang jadi pikiran ku kak (akhirnya) hehehhehehehe…
    ada lagi Jane green karya nya yang Mr.Maybe (masih di bungkus rapih) hehehhehe.. —

  5. aku kagak tau juga, hiks

    — hehehehee.. kapan-kapan aku ceritain yah deek… —

  6. Aku kok malah jarang baca chicklit sih, hehehehe… tapi, baca ditempat Ais, jadi pengen lirik2 tuh chicklit deh,,, pengen ngibrit ke toko buku, lagi suoergenduttttt… hiks…😦
    *kok aku malah curcol sih??* hehehe

    — hahahahhaa.. bumil.. bumiiil… tak sabar pengen lihat dedek nya jadiny🙂 —

  7. Sya

    Wow ganti tema, but I like your previous theme🙂
    Saya belum berminat membaca chiclit. Jadi, kamu kasih tahu saya dong akhirnya seperti apa? hehehehe.

    — di sms yah sya. hahahahahahaha…
    oh ya? yang dulu terlalu plain gak sih?
    lagi pengen mencoba hal baru ajah sya, dari dulu dark melulu themes nya.. —

  8. Pass !!!

    (mrengut )
    (jongkok)
    (dipojok)
    (ngelap ingus)
    (maen tanah)

    — uahahahahahhahahaa… ngakak tenan membayangkan oom enha yang eylekhaan itu maen tanah..😀 —

  9. Sepertinya bukunya kerennnn
    lempar ke jember dong mbak..
    aku suka banget baca buku2 chiclit…
    rasanya kembali muda,,
    *hloh, emang sekarang udah tua,hihihi*

    — ahahahahahhaha… priitt innnnii.. kamu masiiih muda taaauuukkkk 😛 —

  10. Hmm… rasanya belum ada satupun chiclit yang pernah kubaca😀
    Lebih memilih Michael Crichton sih…🙂

    — waaah.. mau baca juga karya dia kapan-kapan kak, biar tahu banyak 🙂 —

  11. Senengnya yang masih punya banyak waktu untuk membaca novel … *ngiri*
    Buku baru yang belum kubaca masih setumpuk. Jadi aku nanya ending novel Spellbound ini aja deh … *nomer hape Ais berapa yah*

    — hahahahaha.. ceritanya sambil belajar dansa yuk buun..😀 —

  12. hai nona drama land….
    ini buku yang waktu itu kamu ceritain ya,,,,
    he…he..he
    aku lebih suka baca kisah tentang anak,,anak,,🙂

    — bettuull put, ini buku yang waktu itu kita obrolin..
    ahh jadi kangen pengen cerita-cerita lagi sama kamu..🙂 —

  13. Aku malah suka bacaan2 ringan mba, klo yg berat2 kok rasanya hidupku makin susah yah..hihihi

    aku jarang baca chicklit mba.

    eboooknya ada gak ya?

    — hehehehehe.. ada gak yah mbak mel. aku juga belon nyari. tapi kemaren pas ngegugling sih belon ada😀 —

  14. ciklit apaan sih mbak??? kayanya kalo dari covernya itu novel2 cemen yang disukai sama adikku yang SMA, wkakakaka…

    — noveeel cemeeeeeen?
    huaaaa.. tapi yang ini baca ini gak cemen apalagi cengeng loh😛 —

  15. Aku juga suka chicklit *ngacung tinggi2…😀
    Favorit kita sama Ais, Meg Cabot… Aku ngakak2 kalo baca bukunya dia. Udah baca Size 12 is Not Fat? Aku nyari sequelnya belom nemu…

    Tapi karyanya Jane Green belom pernah baca…

    Emmm… No HP-nya Ais berapa ya? *mw sms nanya endingnya*😛

    — uaaaaaaaaaaaaa… udah banget. baru kemaren juga baca. yang cerita tentang penyanyi cilik yang jadi penjaga asrama (eh gedung tinggal) itu kan?
    itu juga baguus. meg cabot ngeluarin teenlit series baru! the mediator!😦
    huhuhuhu. pengen ngoleksii.
    hihihihihi, sini.. sini aku bisikin ceritanya gemana lanjutan nya😀 —

  16. bhiberceloteh

    “(dan saya sudah pernah mengalami hal itu!! hahahahha..)”

    ketawanya ga enak nih kayanya.. hihiiihihihi piiss! :mrgreen:

    — huuusssshhh… diem-dieeem.. ntaar ketahuan sama yang ituuuu😛 —

  17. aku penggemar berat itu novel dan filmnya..
    Yang paling menyenangkan dari versi Film adalah, mereka memilih tokoh cowok yang sesuai dengan bayanganku pas baca novelnya.. hihihihi

    — ada filmnya yak Fi?
    *kuper
    haaaah? telat ik… —

  18. suci

    huaaaa dulu aku punya buku ini …. tp hilang di pinjam temanku … aku mau cari lagi tidak ada !1!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s