kritik

menerima kritik

kritik; dalam KBBI on line diartikan sebagai:
kri.tik
[n] kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk thd suatu hasil karya, pendapat, dsb

bagaimana Anda menerima kritik?
Jujur, saya sampai saat ini masih belajar banyak untuk menerima kritik.

Beberapa kali di kelas, saya menerima kritik an.
Biasanya terhadap hasil presentasi yang saya bawakan.
Entah kenapa, respon pertama kali yang saya lakukan saat menerima kritik adalah;
defense.

Saya bertahan dengan pendapat saya.
Ada benarnya juga sih kalau dilihat dalam posisi mempertahankan isi presentasi.

Namun, kadang saat ada kawan sekelas yang mengacungkan tangan saat sesi tanya jawab,
yang terbayang adalah ‘membangun benteng’.

Si kawan yangΒ  bertanya adalah musuh yang siap mengobrak-abrik isi presentasi.
Padahal, bisa saja si kawan adalah seorang saudagar kaya yang ingin menyumbang untuk bahan presentasi saya.

Begitu pun dalam kehidupan sehari-hari.
Bibir saya mencucu kalau ada yang mengkritik saya.
itu reaksi pertama saya sewaktu beberapa hari yang lalu tulisan saya beberapa hari yang lalu di protes oleh seseorang.

Saya defense dengan ngambek.
Ngambek karena tulisan saya di kritik.

Lalu setelah itu saya sadar:
ow em ji.

Siappa lah saya ini kok gak mau terima kritik?
memangnya tulisan saya ini maha karya yang sempurna?

Memangnya diri saya ini komputer?
Hlah womng komputer ajah boleh salah og. yah gak ssihh?

Because we’re just human beings, tempatnya salah dan khilaf.
Jadi buat kawan – kawan yang mau mengkritik saya boleh loh.

Tapi kritiknya yang membangun yah,
(kenapa mesti pake syarat?)
hahaahhahaha..

ya udin, saya terima segala macam kritik dan saran
silahkan layangkan ke alamat email aisariani@yahoo.com

πŸ™‚

Advertisements

22 thoughts on “kritik

  1. kalau memberi kritik, memang harusnya kritik membangun sih
    selain mengkritik jg ngasih saran
    bener kata mbak..
    kalau kritik menjatuhkan itu yg salah πŸ˜€ kritik, tapi ga ada solusi
    gimana bangsa ini mau maju *yehhtembusnyakeNegara πŸ˜€ haha

    — hehehehehehehe, tapi betul apa yang dibilang mas deny.
    susah nya belakangan ini lebih banyak orang asal mengkritik tanpa memberikan solusi,
    yah termasuk yang lagi nulis inni
    πŸ˜€ —

  2. asal bukan tudingan atau kritik yang membabi buta dan sekaligus membangun… saya sih setuju-setuju aja, biasanya si pengkritik itu lupa, mereka hanya pandai ceramah tanpa memberikan solusi 😦

    — iyah. tapi untuk yang seperti itu pun biasanya ada yang bsia dipelajari
    πŸ™‚ —

  3. sama dengan saya, kadang saya masih terlalu tertutup dengan kritik, tetapi sudah banyak belajar, bagaimana mengambil pelajaran dari sebuah kritik …..
    salam

    — yyukk.. sama – sama belajar
    πŸ™‚ —

  4. hehhehe….hehheh wajar mbak, karena kritik itu rasanya gak enak, kaya minum jamu katanya. kalo jamunya manis itu bukan jamu, tapi syrup. yang penting sikap kita aja, kalo kita merasa terbangun dengan kritikan yang pedas dan pahit, it is oke, berarti memang kita ada kekurangan.

    eh yah mbak saya kok belom nemuin link buat saya yah…?apa udah di pasang…?
    ==========
    seks menurut saya

    — maaf yah mas, kemaren lupa
    πŸ˜€
    sekarang udah kok? can you see that? hehehehhehee.
    kritik seperti meminum sirup. manis. tapi kalau kebanyakan sirup nya kan gak enak juga
    πŸ˜€ —

  5. saya mau ngritik…
    gimana carana menulis yang panjang dan tiap hari rutin…
    soalna saya bosenan hehee…
    *ini ngritik apa minta saran yak??*

    — hahahahhahaha… bikin nya yang simpel ajaaah, dan jadikan itu sebagai semacam kebiasaan
    *Saaaaah.. gayyyaaa … —

  6. kalok kata siapaitusayalupa…pahit jangan buru2 dilepeh..manis jangan buru2 ditelen

    — dirasain dulu yak ndar berarti.. ah bener. harus dipahami alias di emut dengan baik
    *halaah.. —

  7. saya seneng klo ada orang yang mengkritik tapi bukan menjudge ya beda kan justifikasi dengan kritik *cari KBBI ga dapet*

    huaaa….longtime no BW euy….maaf yah…bis disorientasi ga jelas seh kemarin hehehe

    — justifikasi itu bukan nya menjudge? eh itu serapan yah? menghakimi gitu bukan sih?
    cieeee yang abis disorientasssii
    πŸ˜› —

  8. Kalau nulis ‘sehari – hari’ itu ya ‘sehari-hari’, gak usah pake spasi segala. Nulis ‘anda’ juga jangan peke huruf kecil, harus ‘Anda’. ‘Defense’ dalam kalimat bahasa Indonesia juga harus dimiringkan (italic). Ini gimana sih tulisannya? Padahal di atas sudah memakai link KBBI segala. Sudah lengkap tuh KBBI sebagai panduan … ^_^

    • bang aswi: soal nulis kata diulang kayak β€˜sehari – hari’ itu saya jg sempet nanya ma ais, apa emang gtu cara nulisnya karena saya pernah liat di jurnal2 ilmiah *yg notabene tulisan resmi* ada yg pake spasi. jawabannya ais, “ga tau deh wong itu kebiasaan”. hehehhehehe

  9. kalo dipikir-pikir, dan wat Oyen, kritik jauh lebih baik dari pujian, karena membuat kita selalu ada celah wat berubah lebih baik dan tak lengah dengan pencapaian… πŸ™‚

    keep fight Mbak Ais πŸ˜€

    — seneeeng loh kalau ada oyen
    πŸ˜€
    terimakasih yah oyeen.. —

    • Sama is! *tos!* hehehe!
      sebenernya sih aku ga parah2 banget, tergantung cara orang itu mengkritik aku, kalu rude, aku bisa ngamuk! tp kalo disampaikan dengan cara yang nice, most of the time sih aku bisa terima.. yaaah, paling ngotot dulu lah dikiiiitt.. hihihihi :mrgreen:

      — ahahahhahaha.. pake acar ngotot dulu yah bhi.
      yeaah walopun cuman dikiiit
      πŸ˜€ —

  10. ok lah saya mau ngritik πŸ™‚
    mmm…mbak Ais itu……apa ya…

    *nanti lah tak mikir2 dulu* hehehee….

    — tettooottt.. waktu Anda habiiisss mas wieen
    πŸ˜€ —

  11. Ais, bersyukurlah kalau kita mendapat kritik πŸ™‚

    Saya dulu juga ambekan kalau dapat kritik. Tapi kemudian saya belajar bahwa, aksi ngambek saya itu semata-mata merupakan reaksi karena saya ga berani nerima kenyataan.

    Kebahagiaan kita, kita sendiri yang mengatur. Orang boleh mengkritik sesuka mereka, tapi jangan biarkan hal itu menghancurkan kita dengan mempersilakannya merusak hari-hari indah kita.

    Pernah dengar tidak, bahwa orang yang suka mengkritik sebenarnya adalah orang yang tidak percaya diri. Mereka mencoba menutupi kekurangan mereka dengan menciptakan citra buruk pada orang lain, salah satunya melalui kritikan.

    Dua hal yang berhak membuat kamu merenung dari kata “kritik” hanyalah jangan biarkan kritik merusak harimu, dan jadilah model, bukan kritik πŸ˜‰

    — baru dengeeer me kalau orang yang suka mengkritik adalah mereka yang tidak percaya diri.
    ya ampuun. padahal aku sering ngerasa di undersetimate gitu sama orang yang ngritik aku
    😦
    makasih yah me udah ngasih aku semacam penerangan
    *heleeehh —

  12. pada dasarnya kritik itu diterima…..
    tp tdk harus diaplikasikan to?
    lha klo semua kritik diaplikasikan, ada berapa org yg ngritik………lalu malah bningung ndiri…
    πŸ˜€
    hehehehehehe

    — kan tidak semua kritik membangun dan memberi sarann
    πŸ˜€ —

  13. Kritik kalo disampaikan dengan sehat dan hangat, itu lebih menyenangkan daripada sebaliknya. Meskipun sama2 membangun.

    Saya emoh di kritik kritik (itik itik), geli, hehehe…

    — beneer mas aim, bagaimana kita menyampaikan dan menerimanya juga jadi bahan pertimbangan.
    tenaang gak ada kok yang mau ngitik – ngitik
    πŸ˜› —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s