hey…

hey you. Yes, you…!

prepare your self.

because tomorrow is a fool day!!!

*sambil senyum-senyum licik, merancang rencana*

just one day!

hahahahaha.. see youΒ  later, aligator!

 

Advertisements

themes nya labil

Apakah Anda melihat themes yang berubah-ubah saat mengunjungi panggung dramaLand?

Apakah Anda mendapati header di sini berubah-berubah?

Atau Anda mendapati widget di samping itu acap kali berpindah-pindah?

Apakah Anda berpendapat si themes ini gak punya prinsip?

Atau Under Construction?

Atau Anda mengira blog ini sedang proses pencarian jati diri blog?

Anda salah ….

mungkin penglihatan Anda yang sedang labilΒ  … harap segera kunjungi dokter Anda

πŸ˜€

*ngeles gak mau disalahin gara-gara themes yang lagi gonta-ganti*

PS : thanks berat untuk seorang kawan atas partispasi nya dalam membuat blog ini tampil agak sedikit beda. dan untuk seseorang lain nya atas gambar header nya yang ciamik

πŸ˜‰

 

‘sakit’ jaman sekarang

Arus globalisasi yang saat ini mewabah di kehidupanΒ  manusia membuat teknologi semakin maju saja. Ingatkah Anda sekalian saat pak pos membawa berita bersama Vina Panduwinata masih bertugas dengan motor orange nya (ah jadi ingat masa lalu…)

*serius deh di awal tulisan ini saya mau nulis dengan bahasa yang sedikit serius gitu. maksudnya biar memperbaiki EYD saya, biar gak kayak kawan saya yang ditegor dosen nya (hahahahahahaha)*

Jadi begini…saya cuman pengen bilang :Β  sadar gak sih kalau teknologi itu sudah ada di tiap nafas kehidupan manusia (hiperbola).

Contoh mamah saya… biasa nya di bawah bantal nya ada tasbih, sekarang ditambah handphone!! (dan kacamata tentu saja). Terus saya nih.. jaman masih harus lari ke wartel untuk nelpon mamah saya pas minta duuit kala duit bulanan habis. sekarang? tinggal SMS aja bo… (dan kerep diomelin sama mamah saya, gara-gara dibilangin saya itu SMS kalau lagi gak ada duit ajah. ihhh.. padahal enggak gitu loh. suwer)

Jaman nya saya janjian di mIRC dan join di chatroom #labschool, atau #smunsapwkt , atau apalaah gitu duh kemana yah temen-temen chatting saya jaman itu. masih pake a/s/l pls? (ingeeet gak siihh??)

hihihihihihi…

sekarang udah gak jaman yang kek gitu. sekarang itu udah era nya nge twiit (nggayyyya.. padahal jan jane yo ra ‘nduwe twitter), saling tag, saling BBM an, saling kirim-kirim an MMS, dan saling-saling yang lain.

see? apa kabar kartu pos? sudah diganti e-card? ahhh itu juga udah bassssii….

sekarang jaman nya orang-orang mengupload foto mobile. saat ini kamu ada di Taman Mini? saat ini juga, mamah kamu yang ada di Timbuktu bisa tahu kalau kamu ada di Taman Mini.

see? betapa huebhaaaatnya teknologi.

bukan itu saja, kamu bahkan bisa langsung tahu SD mana kecengan kamu bersekolah.bisa tahu si Jackie Chan yang hanya diisyukan meninggal, bisa tahu kalau Prince William nikah tanggal 29 april, bisa ngegame UNO sama orang dari Arab, bisa hahahaha hihihihi sam apacar kamuyang jauh nya ribuan kilo dari kamu…

ahh semua bissa dengan teknologi!

kamu bahkan bisa menemukan appapunn di google. have i told you that? ya kan?

teknologi tentu saja membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia. bisa keep in touch dengan kerabat yang jauh dari kamu, bisa mendapatkan informasi dari belahan dunia manapun, kapanpun. bisa seperti mengunjugi Itali tanpa harus ke Itali. bisa tahu tentang kisah kasih asmaranya KD – Raul. bisa cari jurnal penlitian dalam berbagai bahasa.

bisa njiplak makalah orang seenak udele (don’t try this at home, please…)

itu salah satu efek negative nya, actually.

disamping sakit punggung, teknologi juga bisa membuat peredaran darah kamu tidak lancar ke kepala karena kamu terlalu lama di depan laptop atau komputer kamu. dan itu bisa bikin migrain loh.

dalam kehidupan sosial, kamu juga bisa menderita apa itu yang namanya asosial. semacam asik dengan dunia kamu sendiri, dan kamu membangun dunia kamu sendiri, tanpa memperdulikan sekitar kamu. kamu berkilah bahwa kamu bersosialisasi dengan twitter dan FB dan blog. kamu bahkan sudah lupa terakhir kali menyapa kawan seperjalanan kamu di bis, karena kamu asyik dengan handphone kamu. some like Life’s in hand (kek tagline iklan jaman dulu).

bukan berarti itu jelek… hanya sajaaaa… ehmmm.. aneh?

satu lagi ke aneh an yang sangat saya rasakan saat ini. dengan hadirnya teknologi yang semakin uhuy cihuy asoy ini, ada satu hal yang juga sering banget terjadi di dalam diri anak manusia (yes, termasuk saya) yaitu penyakit mau tahuuuu aja.

whaat? opo kuwi is?

penyakit mau tahu aja.

selalu mau tahu si A ini ngapain sih, si B ini lagi in relationship sama siapa sih, si C itu lagi makan dimana sih.atau si KD sama si Raul itu nyewa gaun dimana sih (FYI kalau ada yang nanya ini beneran; jawaban nya : kaga nyewa… mereka beli!!), atau si Marshanda kapan nikah sih?

gak kok, saya gak nyalahin si penyakit mau tahu aja, karena media nya ada! itu hadir di depan mata kita. coba saat kita buka FB, yang terpampangdi home apa coba? tag-tag in si anu lagi makan di anu. si itu sekarang putus sama pacar.kamu nyalain TV, yang ada si nikita willy baru ngerayain ultah, atau si Inul yang baru makan seafood di somewhere itu.

kamu mau gak ikut FB? siap -siap gak tahu deh kalau ternyata kuliah hari ini dibatalkan (hey! that’s happened in my campus !! ). kamu mau matiin TV? silahkan.. itu pilihaaan. tapi hiburan buat yang gak punya TV kabel, sambungan internet dan HP apa dong selaen TV?

terus ini salah siapa is? salah teknologi?

salah gue?? salaah temen-temen guee?? *AADC mode : on*

gak, ini bukan salah kamu kok, bukan salah teknologi, bukan salah si Zuckerberg, bukan salah infotainment.

ini salah saya, yang udah mosting tentang ini.

yes, you have some (out there...) πŸ˜€

*saya bukan stalker, tapi saya cuman minjem gambar dari sini

buat ais

duhai ais ariani yang katanya sedang sibuk, dapatkah engkau menolongku? dapatkah engkau meluangkan waktu di sela-sela mu membaca chicklit? dapatkan engkau memperhatikan aku walau sejenak?

nafasku tersengal-sengal mengikuti perintahmu, tubuhku bergetar hebat saat memenuhi pintamu,

tolong buka tubuhku,Β  lihat ke dalamku…

apakah semuanya masih wajar? apakah semuanya masih berjalan pada tempatnya? apakah semuanya masih seusai buku petunjuk?

bawa aku ke dokter, ais ariani. mungkin aku sudah tidak sanggup bertugas

*derita printer yang ngos-ngos an di drill dua hari ini*

a li’bit secret

*duduk diam dan mencoba merenung*
hehehehehhee. saya lagi ngelamun; terus tiba-tiba kepikiran sebuah kisah. kisah ini saya miliki dengan seseorang. saya dan dia pernah memiliki semacam ritual (kek nya namanya salah, bukan ritual tapi semacam itu lah kurang lebih) yang namanya ‘confession of the day

jadi biasanya dalam percakapan kami yang terjadi tiap hari itu kami melakukan semacam pengakuan. pengakuan kecil-kecil misalnya; “hari ini aku makan pagi dua kali”; “hari ini aku ngerokok, padahal udah janji mau berhenti merokok”; “hari ini aku keinget sama mantan”; atau pengakuan cerita masa kecil yang pernah dikerjain oleh kakak masing-masing. (ingat ; itu semua hanya misal loh.. pengakuan-pengakuan yang kami buat semacam itu. tapi bukan itu)

rules nya adalah : mengaku sebuah rahasia kecil yang tidak banyak orang tahu tentang diri masing-masing, dan rahasia itu gak boleh di publish ke orang lain.

simple. namun cukup menyenangkan. karena biasa nya akan jadi bahan obrolan seru setelahnya. nah, kali ini saya mau membagi sedikit rahasia kecil saya sama kawan-kawan semua. sedikit ajah yah. hehehehehe πŸ˜€

  1. rahasia pertama : kaki dan tangan saya belang. belangnya gradasi kalau di tangan. sedangkan di kaki, belangnya membentuk motif sepatu plastik favorit saya. sangat tidak indah dipandang. Bapak dan mamah saya ngomel besar kalau lihat kaki saya
  2. rahasia kedua : saya ngefans sama Rico Tampathy, Tio Pakusadewo dan Donny Damara.
  3. rahasia ketiga : saya pernah downgrade otak saya dengan mengikuti suatu sinetron di layar kaca (sekarang udah enggak kok.. hehehehe)
  4. rahasia keempat : saya jarang buka email. bukti kalau saya gaptek dan belum beradaptasi dengan baik dan benar dengan perubahan jaman. paling sering buka pas jaman masih kuliah teori dulu; karena dapat bahan dan tugas lewat email
  5. rahasia kelima : saya gak punya twitter dan sedikit berharap kehebohan twitter itu mereda. padahal saya tahu, saya bisa dapet banyak info juga di situ
  6. rahasia keenam : masih menggugling nama kapten πŸ˜€
  7. rahasia ketujuh : kemampuan Bahasa inggris saya cekak.
  8. rahasia kedelapan : gak tahu nama aseli dari Bu Nur, tetangga depan rumah kontrakan saya.
  9. rahasia kesembilan : pernah menulis dialog yang akan di ucapkan saat menelpon gebetan pertama kali pas kelas satu SMA. ditulis pake tangan!! dan sebelum menelpon latihan berulang kali sama sodara di rumah (hahahahahaha…)
  10. rahasia kesepuluh : pernah bo’ong waktu maen truth or dare, pas waktu itu saya dapet truth, dan saya njawab bohong waktu ditanya apaa gitu (udah lupa pertanyaan nya apa..)
  11. rahasia kesebelas: pernah kejebur got (selokan) pas SD bersama sepeda pink kesayangan hanya karena pengen nunjukin sama agil kalau saya bisa naek sepeda sambil merem. udah gitu, kejebur nya di got tetangga, malu bangeeeeet 😦

hehehehee. udah ah, kapan-kapan lagi. Bagaimana dengan kawan-kawan sekalian. Apa rahasia yang mau Anda akui hari ini?

πŸ˜€

c'mon tell me your secret πŸ™‚

 

*gambarnya minjem dari mbah Google

earth hour 2011

kamu adalah mereka yang mengaku peduli namun merasa masih belum berbuat banyak? sama seperti saya. saya adalah mereka yang mengaku peduli pada kerusakan lingkungan, tapi masih hobi belanja pake kantong plastik, masih sering pake tisyu buat ngelap aer mata kalau habis nangis bombay, masih nyuci piring dengan aer yang boros bangeeet,

namun kehebohan earth hour 2011 ini membuat saya sedikit melek. Tahun lalu juga, tapi seinget saya; saya matiin semua lampu dan saya tdiur dengan nyenyak. hehehe..

dan tadi saya mencoba untuk gugling earth hour dan menemukan sedikit penjelasan dari situs resmi WWF Indonesia tentang earth hour ini. kawan-kawan semua bisa klik di situ untuk mengetahui lebih banyak, namun kalau males, saya coba sadurkan sedikit yah dari situs itu apa sih earth hour itu

Apa itu EARTH HOUR ?
EARTH HOUR adalah salah satu kampanye WWF, organisasi konservasi terbesar di dunia, yang berupa inisiatif global untuk mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam, pada setiap hari Sabtu di minggu ke-3 bulan Maret setiap tahunnya. Tahun ini, Earth Hour dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2011 pukul 20.30 – 21.30 (waktu setempat).

Apa target EARTH HOUR 2011?
Tujuan utama kampanye EARTH HOUR tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu untuk melanjutkan target efisiensi energi dan perubahan gaya hidup di kota-kota besar di dunia dengan konsumsi listrik tinggi, dan berusaha mengaitkannya dengan potensi sumber energi baru terbarukan yang lebih bersih dan berdampak minimal pada lingkungan.

Pada intinya, kampanye ini mengingatkan semua orang bahwa bergaya hidup hemat energi tidak cukup hanya dengan berpartisipasi di EARTH HOUR saja, tetapi aksi kecil ini harus terus dibuktikan setiap hari untuk secara efektif mengurangi gas rumah kaca, dan diikuti dengan mengubah gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, seperti: menggunakan kendaraan umum atau bersepeda untuk bepergian, hemat air, menanam pohon, dan lain-lain

 

THIS EARTH HOUR, GO BEYOND THE HOUR
Turn off your lights for EARTH HOUR, then keep taking action to make a difference

Setelah 1 Jam, Jadikan Gaya Hidup!

so, belajar berbuat sedikit yuk, belajar memulai. setidaknya malam ini lebih baik lagi bisa dijadikan gaya hidup..

buat kawan-kawan yang ada di Jogja… kita lihat Bagaimana titik nol dan tugu tidak ber lampu, hmmm pemandangan yang jarang kan?

πŸ˜€

 

Finishing touches : Deanna Kizis

Saya sedang dalam masa: dikejar-deadline-tapi-bukan-mengerjakan-tugas-malah-bersantai-santai-dan-melakukan-kesenangan. Karena saya menghipnotis diri saya sendiri seperti; layak-mendapat-reward-sebelum-memulai-bekerja. Haaah… calon ahli psikologi macam apa saya ini; tidak mampu memahami makna reward sesungguhnya (hahahahhaa…)

Anyhow, di tengah prokrastinasi yang sedang saya lakukan, saya berhasil menyelesaikan satu buah chicklit lagi. Fast reading, as usual. Kali ini dari seorang penulis yang baru saya tahu. Namanya adalah Deanna Kizis. Dari profile yang saya baca di halaman akhir novel, dia adalah seorang editor majalah Elle wilayah pantai barat dan seorang kontributor untuk majalah lain nya.

Judul karya Kizis yang saya baca ini adalah Finishing Touches.

finnishing touches by Deanna Kizis versi Indonesia

Buku ini bercerita tentang persahabatan, cinta dan kehilangan. Ada banyak kehilangan yang dialami oleh Jesse, tokoh utama dalam novel ini.

Jesse bersahabat dengan Bryn dan Cecile dari jaman kuliah. Mereka bersahabat dengan sangat akrab, walaupun Cecile dan Bryn tampak begitu bersinar, Jesse tidak keberatan untuk menjadi bayang-bayang dua sahabatnya. Karena Jesse sangat menyayangi dua sahabat nya tersebut.

Dua tokoh lainnya selain tokoh pendukung yang hadir di buku tersebut adalah zach dan David. Mereka adalah dua orang sahabat yang merupakan pasangan dari Cecile dan Bryn.

Cerita dibuka dengan kecelakaan yang dialami Cecile beberapa hari sebelum pernikahan nya dengan Zach. Kecelakaan tersebut cukup parah, namun tidak mengurungkan Zach untuk menikahi wanita yang sudah dipacarinya selama bertahun-tahun. Akhirnya mereka menikah di rumah sakit, dengan kondisi Cecile masih terluka parah di tempat tidur rumah sakit. Takdir berbicara lain, dua hari setelah pernikahan yang manis di rumah sakit tersebut, Cecile meninggal dalam tidur.

Jesse, Bryn serta Zach sangat merasa kehilangan Cecile. Namun mereka masih terus berhubungan, masih melakukan pertemuan-pertemuan makan malam, masih saling berkomunikasi. Hingga akhirnya Zach dan Jesse mulai berkencan.

Bryn marah menghadapi kenyataan tersebut. Ia menjauhi Jess.
Dan di situlah konflik mulai bermunculan. Orang-orang di sekitar Zach dan Jesse yang tidak terima kalau mereka berdua mulai berkencan. Dan terdapat beberapa konflik yang bikin kening berkerut; β€œserius lo??”

Cerita nya agak sedikit membingungkan sih, dengan alur maju mundur; ada tiga bagian dalam novel yang awalnya terbit tahun 2006 ini. Tapi overall, dengan ketebalan yang cuman 18cm jauh lebih mudah dibaca ketimbang Taiko nya eiji Yoshikawa yang masih teronggok manis di atas meja saya, menanti untuk saya baca πŸ˜€

Hehehehehhe.

Buku ini tepat seperti marshmallow: ringan, namun manis.

Kemarahan akan menelanmu hidup-hidup. Percayalah. Satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan memaafkan.

Begitu lah yang diungkapkan Zach di akhir cerita. Mengingatkan saya pada sebuah buku (maaf, mohon maaf sebesar-besarnya, saya lupa judul bukunya. Apalagi pengarangnya) yang di sampul akhirnya terdapat semacam pengantar (atau review?) dari Bapak Komarudin Hidayat yang berkata mengenai pensil dan penghapus.

Inget gak sih jaman SD dulu kita punya pensil yang ujungnya ada penghapus (dan kemana itu pensil-pensilseperti itu sekarang?). Pensil seperti itu memiliki makna tiap kita menorehkan sesuatu di kertas, maka akan ada penghapus di sisi sebaliknya jika kita melakukan kesalahan dalam tulisan kita.

penghapus di ujung pensil, untuk menghapus KESALAHAN; sama seperti MEMAAFKAN πŸ™‚

Berbeda dengan seseorang yang pernah menerangkan kepada saya bahwa hatinya adalah seperti tembok besar yang jika ada orang melakukan kesalahan terhadapnya, maka seperti menancapkan paku pada tembok tersebut. Walaupun paku itu dicabut, ditambal dengan semen, namun bekas nya akan tetap tampak.

Dan saya mungkin lebih memilih perumpamaan pensil dan penghapus tersebut untuk sebuah kesalahan. Bagi kawan-kawan yang mana?

*oh iya, gambarnya minjem dari sini