(lanjutan) drama kami

peringatan penulis : silahkan baca postingan sebelumnya dibawah postingan ini, karena ini lanjutan kisah kasih (khayalan kami) di perpust antara saya dan kawan saya yang memuja seorang pria bernama rangga

 

hari ini hari selasa, wanita itu sudah berganti jilbab dan agak terlambat mendatangi perpustakaan. Ia mengetahui dari kawan nya yang mata – mata bahwa mas rangga sudah hadir di perpustakaan, duduk tepat di bangku nya kemarin.

semuanya sama.perpustakaan masih menyimpan buku, AC di pojok ruangan masih mati, dan globe besar di meja besar di tengah ruangan masih ada, sejumlah buku masih menjadi pajangan.

wanita itu menghampiri kubikel kawan nya, si mata – mata yang sudah terlebih dahulu hadir.

“kamu dateng dari jam berapa?” tanya sang wanita.

“dari jam setengah sepuluh” jawab sang kawan.

“dia udah lama?” sudut mata sang wanita mencuri pandang ke pria yang di duga bernama rangga.

“udah duluan dia tadi…” jawab sang kawan sambil kembali menatap laptop.

# skenario satu :

sang wanita menuju mushola, melewati punggung mas – mas yang di duga bernama rangga. lalu..si kawan yang mata – mata membuntuti dari belakang, si kawan bersiap untuk pulang. saat posisi sang wanita tepat di belakang mas rangga, si kawan akan memanggil nama sang wanita.dan sang wanita berhenti tepat di belakang mas rangga, menunggu si kawan menghampirinya.

jadi, mas rangga bisa tahu nama sang wanita, dan bisa melihat layar komputer mas rangga!

ah sekali mendayung dua tiga pulau terlampui.

mas rangga tampak belakang (untung punggungnya gak bolong!)

 

*kek si rangga peduli sama nama mu, Li!

hahahahhahahahahaa..

PS : in fact, yang terjadi adalah kami gagal melakukan skenario itu karena (sekali lagi) kami pemalu. berdekatan dengan mas rangga membuat kami deg – deg an… (percaya kan?)

sekilas info kalau belum jelas : kisah ini diambil dari curhatan hati seorang kawan saya yang bernama  Lia mengenai mas – mas yang sering ia temui di perpust. dan saya jadi ikut – ikutan memperhatikan dia. saya bahkan tahu locker mas – mas itu selalu nomor 234, dan sepatu dia hari ini ganti.

 

18 Comments

Filed under [drama] lepas, [drama] tambahan

18 responses to “(lanjutan) drama kami

  1. Pertamax hore
    salam kenal kak
    cerbung sampai berapa episode kak?

    — sampe episode bisa mendapatkan nomor telpon mas rangga dek..😀 —

  2. itu to yg namanya Rangga?
    Haha…syg cuma tampak punggung..
    Episode berakhir setelah mendapatkan foto Rangga+Lia jejeran & tampak depan😀

    — amiiinnn…
    wahai kawan saya. dengarlah doa titi yang mulia iniii —

  3. (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    Gara-gara Lia bisa-bisa cewek sekampus jadi naksir sama saya (eit Rangga) semua, ki. Tuh, Neng Ais saja sudah ngapalin sepatunya…

    — ahahahhahaa.. jangan – jangan rangga ki adalah pak guru yang menyamar…!
    *curiga* —

  4. kalau dulu, temen2 saya (tapinya mereka cowok) biasanya pake cara ini:

    *pura2 kehilangan HP di depan gebetan*
    mbak, maaf, kayanya saya kehilangan hp, boleh minta tolong dimiskolin ga?

    ….

    — ada gak sih cara jarak jauh nya? huhuhuhu… tiap kami mendekat ke mas – mas ityu, kami semakin pemalu
    (hahahahhahaha) —

    nah, dapet deh nomernya :p

  5. joe

    salam kenal, kunjungan perdana…..

    — yuuuhuuuu… —

  6. wakakakakaka…….
    padahal dah manteb banget tuch skenarionya >.< walo mungkin ending nya berbeda… yaitu lirikan orang2 dalam perpus dan langsung ada suara ssssttttttt!!!! :))

    — uahahhahahaha.. tahuan aja inge niii.. itu juga salah satu kenapa skenario ini dibatalkan. kami gak mau dapet lirikan sadis dari penghuni perpust lainnya —

  7. Kirain cerita ini milik kaum hawa saja ternyata dan ternyata cerita ini menjadi milik Ais Ariani juga😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    — ahahahhaaa.. maksudnya gemanna nih pak sugeeeng.. hoooo… —

  8. Yaah, endingnya nggak jadi benar2 hepi deh, abisnya pemalu seeeh,,haha..

    — iyah mas, kami juga bingung.. gimana yahhh😀 —

  9. hahahaaaaa….semoga Rangga baca…amiinnn..🙂

    kritik dan saran saya cuma sederhana Peett…lain kali motretna yang 10 R bole gak?? trus pake baju wisuda…hehheee…asal bukan kebaya ajah..ahahhhaayyyyy…

    — iki njalu’e kok kian sulit peep? —

  10. Hahahahahaha, asyik-asyik-asyik banged kalau lagi ngecengin seseorang. Ini benar-benar dorama yang tidak akan habis-habisnya ^_^

    — ahahhahaha. bang aswin bisa aja, kalau kami sudah gak perpust lagi mungkin ceritanya berganti yang laen.
    nah, doakan sebelum itu kami bisa tahu namanya. hihihihi .. —

  11. mudah-mudahan Mas itu ga baca postingan ini
    wkwkwkwkw

    — itu dia deb… semoga enggak yah. kalau iyah, bisa – bisa dia geleh ngeliat sepatu dia masuk blog ini
    huehehehehe… —

  12. mas..mas…pinjem dong komputernya….

    mas…mas….bisa tolongin saya ga? laptop saya nge-heng nih…

    hehehe🙂

    hadoh rangga tampak depan mana sih, jangan2 doi temenku yg lg ngambil s2 hehehe

    — uahahhahahahaa.. nanti kalau udah dapet muka bagian depan mas rangga, aku blur in ah.
    ntar kalau jubule temen nya mbak devi beneran aku maluuuu
    huhuhuhuh —

  13. genksukasuka

    inimah endingnya si matamata jadian sama masmasnya yah heeee so toyy… ” plak… ” di gmpar mbake …🙂 so…kaburr

    — ahahahahhahaha.. jangan dooong.. nanti terjadi perang saudara bisa – bisa😀 —

  14. waahhh..jadi secret admire yah temennya mbak..

    — iyahhh dan aku malah ikut – ikutann😀 —

  15. Ditunggu cerita selanjutnya.. .
    Dengan poto Rangga yang tampak depan ya, kalo bisa potonya sambil mengacungkan jempol
    Pokoknya potonya harus itu. Ha ha.. .😛

    — ahahhaahhaha… susah mas mood ngambilnya, rangga itu duduk di posisi yang agak sulit untuk membuat aku mengambil foto secara diam – diam…. dan untuk mengambil posisi dia dari depan, maluu. emang dia artis yang diajak foto bareng. hihihihi —

  16. wah seru nih.. tadi juga udah baca postingan yang pertama…

    hm, harusnya bikin skenario yang lebih dahsyat lagi.. dan berani ngelakuinnya.. kalo skenario doang mah.. wkwkwk…. kurang afdhal kaliii…

    jadi ikut oenasaran kayak apa sih rangga..
    apa ya yg dirasain rangga.. ternyata dia jadi topik drama ..hehehe

    — mbak annna… ada muka nya rangga di postingan terbaru ku.. kali ajah mbak anna kenal.
    ihhihihihihihi —

  17. Pingback: drama yang tertunda | dramaLand

  18. Pingback: mas rangga | dramaLand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s