drama kami

peringatan penulis : postingan ini bukan merupakan postingan serius. tolong dipahami. ini hanya sedikit kegila an saya dan seorang kawan saya saja.

πŸ˜€

terilhami oleh sore idola, sepotong kata milik Lia, partner merpust saya hari ini.

# Skenario pertama :

dengan background mushola perpustakaan pasca sarjana kampus, seorang wanita berkerudung hitam itu memperlambat wudhu nya. berharap bisa menyamakan waktu sholat nya dengan mas rangga, pria yang sudah beberapa hari menjadi perhatian sudut matanya. harapannya setelah selesai sholat, mereka bisa mengobrol bersama – sama.

# Skenario 2

duduk di sebelah pria tersebut (masih di perpustakaan pascasarjana kampus)Β  membuat mata wanita tersebut mampu melihat layar sang pria. lalu ia bisa melihat nama facebook pria tersebut. dan ia bisa meng add sang pria! atau paling tidak, dia bisa mengetahui dari fakultas mana pria tersebut berasal. mereka akan saling berkirim message… dan laluuu….

# Skenario 3

wanita itu bersama kawan nya melewati tempat penitipan sepatu, lalu melihat sepatu pria itu,

lalu sang wanita akan mengambil sepasang sepatu tersebut dan akan menulis di sebelah sepatu yang tinggal separoh tersebut seperti ini:

barangsiapa yang merasa kehilangan sebelah sepatu ini, silahkan hubungi nomor 0818 – 987xxxxxx

kenapa wanita itu melakukan hal tersebut?

agar wanita tersebut mengetahui nomor handphone pria yang di duga bernama rangga!

***

hahahhahaha. itu skenario bikinan saya dan kawan saya, dimana kami kawan saya memantapkan hati untuk menjadi pengagum rahasia dari seorang pria yang di duga bernama rangga.

lalu kami kadang berbincang tentang kisah romantis di perpustakaan, di setiap kunjungan kami ke perpustakaan.

kami kawan saya niteni tiap jam berapa pria tersebut datang, di loker berapa pria tersebut menyimpan tas nya, di bangku mana ia biasa duduk.

hahahaha. kadang saya mikir; saya gak sendirian sebagai penggila drama ternyata. hurray!

*ps : in fact, kami cuman memandang punggung si mas rangga dan berharap dia nengok. dan ketika dia nengok, kami pura – pura asyik dengan laptop kami.

tahu kan kondisi nya? kami kan wanita pemalu

πŸ˜€

21 Comments

Filed under [drama] sekitar

21 responses to “drama kami

  1. Uhui.. bener2 romantis abis. Siapa tahu skenario ini nantinya mengilhami banyak orang, hehe..

    — huahahhahahaa… ini pujian apa sindiran yak mas?
    nanti aku sampaikan ah sama si lia. mau kami bikin film kalau perlu
    (hahahhahaa) —

  2. hihihi…
    Ayoooooo…
    jalankan skenario nyaaaaaa!!!!

    daku akan menonton dan bertepuk tangan dengan setiaπŸ™‚
    *komen yang menghasut*

    — kami sudah di posisi mbak! tapi kami butuh skenario laen. tampaknya gak bisa dijalankan tiga skenario di atas.😦
    si rangga ganti sepatu sepertinya.. —

  3. (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    Sayang saya bukan Rangga.
    hehehehe

    — gpp pak guru, si rangga ini cuman satu – satu nya yg bening di ruangan ini soalnya —

  4. 'Ne

    hahaha pernah tuh jadi pengagum rahasia.. rasanya kalo sekarang inget jadi pengen ketawa, betapa konyolnya duluπŸ˜€

    — hihihihihi. tapi seru kan ‘ne.. rasanya gemanna gituu —

  5. Wanita pemalu? Aih…
    Kunjungan perdana ke blog ini.
    Salam

    — uehehehehehehe..iyah. kami wanita pemaluuuu kooooo..πŸ˜€ —

  6. hah!! pemalu… eng ing eng… sungguhkan *ketipketippenuhtandatanya*

    eh btw, emang cinta kemana yah? #dikaplok

    — cinta nya lagi bikin mading katanya nge
    huehehehehhe.. —

  7. Kalau saya perhatikan baik-baik, sepatu sendalnya kek kenal yang sebelah kanan *kesotoyanmalamhari*….πŸ˜€

    — uahahahaha.. jangan – jangann kamu temen nyaaa….?!?!??! —

  8. Hahahaha…
    baca ini jadi keinget dulu..
    saya juga pernah gitu mbak..
    berarti saya juga termasuk wanita yg pemalu dong mbak,
    hihihiihih

    — toast dulu han! kita memang wanita pemalu. hehehehhehehe.. —

  9. saya jadi inget waktu kuliah dulu.. kalo ketemu sama pria yang kelihatan “kita” banget jadi suka ngebuntuti n diam-diam melakukan penyelidikan, hehe.
    semangat menemukan rangganya yaa. salam kenalπŸ™‚

    — hehehe salam kenal mbak zimaπŸ™‚
    tahu kan rasanya? dan amat sangaaat menyenangkaan.. —

  10. walah….pura2 tanya donk: punya obeng?
    kalo nmr hp punya kan?
    hahaha…..

    eh, tapi kamu pemalu ding ya…πŸ˜›

    — ittttu diaaa.. kami hanya mampu memandangi punggungnya dari jauh. besok aku upload wajahnya ah sapa tahu ada yang kenal dan bisa memberi kami namanya.
    hahahaha —

  11. hahaha akal bulus cinta memang selalu terlintas di pikiran kita,hehe salam kenal ya mbak,,tukar link yuk??

    — pasti dong.. selalu cari cara. hehehhehe..–

  12. selamat pagi…!
    pagi yang cerah untuk berkunjung ketempat sahabat.
    Semoga hari ini lebih menyenangkan dari hari kemarin…

    — tentu saja lebih cerah, baju aku ajah udah lebih cerah lohh πŸ™‚ —

  13. aku juga pengagum rahasianya Mbak Ais lhoπŸ™‚
    salam

    – hhihihihi. makasih bunda.. bunda kemanaj ajah? lama ndak nampak bunπŸ™‚ —

  14. hahaha….
    mau tau skenario buatan saya? ***kalo ini pernah dipentaskan dramanya***

    cewek melambaikan tangan saat rangga lagi sendirian, rangga pun tengak-tengok mencari siapa yg dilambai-in cewek itu…lalu rangga menunjuk dirinya sendiri, cewek mengangguk2 dari kejauhan. Rangga mendekat…eh, pas sampe cewek bilang…’eh, dari jauh saya pikir budi mas, sory ga pake kacamata, mas siapa ya?maaf ya mas’

    qiqiqiqi…atau gini nih….

    bawa buku banyak2 sama bawa tas ransel. Pas liat rangga dari jauh, kita jalan tuh arah berlawanan biar tar papasan. Pas papasan, kita balik badan dikit sampe ranselnya nabrak si rangga…jatuhin deh semua buku yg kita pegang…rangga sibuk ikut menata buku yg berserakan…

    **wedew…trims ya, kutemukan bakat terpendam sepertimu, penuli skenario**

    hahahaha….salam kenal ya mbak….

    – ahahahahha.. berbakat juga rupanya. ini skenario keempat yang patut dicoba mbak devi..
    nanti akan aku tawarkan ke temenku ah..
    hohohoho —

  15. ahhaaaaayyy…poto nomer punggungna…
    sapa tau kita bisa tau doi maen di posisi manah? * ???

    hmmmm…dan lagi lagi…saya terseret untuk datang ke perpust saat ini…dan dia masih saja terlihat sangat serius mengerjakan disertasina hahaaa…*semoga bukan skripsi hehheeee…πŸ˜›

    — bukan.. setelah melakukan sedikit penyelidikan pada presensi di depan locker, seperti nya di mahasiswa S2,
    dan tunggulah kawan update terbaru dari sini.
    peristiwa sebelum kamu datang..
    hahahahhaa.. —

  16. Skenario 4;

    berlagak jadi tukang semir sepatu, sambil nungguin di dekat sepatunya Rangga. Ketika Rangga datang akan langsung menawarkan, mau disemir sepatunya, mas? Kalau enggak minta nomor teleponnya aja siapa tahu butuh, hahaha. #ngasal

    — ide yang bagus sekali kang indra, masalahnya adalah : berani gak yah salah satu diantara kami ni nyamperin mas rangga dan bilang kek gitu? —

  17. jiaaaaaaaaaahhhhh… membaca skenario wanita pemalu ini rasanya gimanaaaa gitchuuuuu,,,πŸ˜›

    mas rangga, mbok nengok tho mas, ada yang nungguin tuh,, *awas ntar sepatumu tak umpetin* hahah…

    — hehehehhehe… beneran loh mbak. si mamas rangga ini sok cool abiss
    eh apa beneran cool yah? —

  18. wah, ini keusilan yang menyiksa….. :p

    -orang yang sepatunya sering diumpeti orang –

    — tapi kami meninggalkan nomor telpon yang bisa dihubungi loh me…πŸ˜€ —

  19. heleh heleeeh

    kubilangin ahh sama si rangga

    — kenal nya kak sama dia? kalau kenal, aku dikenalin lah kaaak.. —

  20. No comentπŸ˜›
    Langsung laju ke bagian kedua.. .

  21. skenario 1:
    Melambatkan wudhu? Boros air!!πŸ‘Ώ
    Wudhu lambat, ait terus ngocor kan?😑

    skenario 2:
    Sayangnya, sekarang di fesbuk gak bisa nge-add orang yang bener2 asing bagi kita. Pasti selalu gagal.

    skenario 3:
    Itu namanya seorang maniak.πŸ˜† Stalker/peguntit setengah maniak.😯

    — mematahkan semangat si asopp kiii
    huuuu..
    tapi gpp lah.. sudah usai kok kisah kami. menyerah. karena kami harus kembali ke kampus sendiri
    hihihi —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s