jumat malam: ketinggalan kereta dan bis ke tegal

malam ini saya duduk manis di dalam bis,dengan HP buluk ini di tangan.

Rencananya,saya mau ke purwokerto.

Tadi siang,saya mbikin tape goreng (salah satu makanan yang lagi mau saya ‘pamerin’ ke mamah,karena kata cesar,tape goreng nya saya enak.Hahahaha,mengklaim bikinan saya.Padahal saya dibantu seseorang).

Keasyikan mbikin tape,saya malah ke sore an,dengan cukup buru-buru,saya ke stasiun.Niatnya ngejar kereta api ekonomi logawa,
kan saya lagi proses pengiritan besar-besar an ni ceritanya.

Jadi bela-bela in deh naek ekonomi,yang murah meriah itu.
Se sampai nya di stasiun,saya ternyata ditinggal si kereta.
😦

saya memutuskan ke terminal Giwangan,mengejar bis patas andalan saya.

sampai di sana… Saya kehabisan bis patas andalan saya.Yang ada itu bis ekonomi.
Panik.
Bingung.

Entah kenapa, saya lebih memilih naik kereta ekonomi di bandingkan bis ekonomi. Sama-sama minim fasilitas, tapi lebih cepat kereta ekonomi rasanya.

Lagi merenung bak pemudik terlantar di pinggir terminal,datanglah bis patas AC jurusan tegal.
Hurray. Saya ikut-ikutan rebutan tempat sama orang-orang (padahal ga rebutan pun masih muat nih bis).Lumayan, bisa nunut ni bis ampe purwokerto.

Meninggalkan terminal Giwangan pukul setengah 7, bis ini membawa saya ditemani seorang bapak paruh baya yang datang dari makasar dan
“purbalingga,mbak”
ketika saya tanya tujuan beliau.

Mengobrol lah kami…

Bercerita dari Giwangan hingga kulonprogo, hingga mata saya mengikuti kantuk tanpa pamit.

Begitu saya membuka mata, saya panik, karena melihat jam di Handphone sudah menunjukkan pukul setengah 10,
lihat ke luar jendela.

Masih di karanganyar.

Hah.

Masuk Gombong saja belum jam segini.

Dan jalanan rame.

Dan bis ini beristirahat sejenak.

Dan yang bikin saya ingin update tulisan lewat Handphone adalah:
tiba-tiba bapak separuh baya teman duduk saya meng ‘awe-awe’ (apa bahasa indonesia dari kata itu?) dari luar jendela saya barusan, menawarkan untuk makan pop mie. Kami berbahasa tarzan. Karena kaca bis ini cukup tebal.

Beliau menyusuri pandangan,mencari saya dari luar, untuk menawarkan saya makan bersamanya.
Entah kenapa, hati saya menghangat karena perhatian dari beliau..

Advertisements

16 thoughts on “jumat malam: ketinggalan kereta dan bis ke tegal

  1. Perhatian kecil memang sering kali justru sanggup menyentuh hati kita

    salam saya Is

    (sudah sampai kah ?)

    alhamdulillah, sudah sampai oom.
    walau telat sejam an gitu..

  2. dan smsmu pun juga membangunkan saya anak muda….salam buat mas mas yang ada di bis yah…:P

    ada mas – mas ngganteeeeng… tapi di sebelahnya ada mbak – mbak cantik
    πŸ˜€

    • Aiiisss.. mestinya kita berdua yang gantian ke Surabaya.. piye to..

      hihihihi. ho oh Yah nan,
      kapan kita ke surabaya, sowan ke tempat PakDHe, atau langsung ke Jombang?
      berrenaaaang nannn..
      πŸ™‚

  3. rasanya kemarin2 saya udah komen di mari… tapi kok ga masuk ya? hihihi….

    seneng ya mbak, kalau semua orang bisa kayak bapak itu.. πŸ™‚

    hah iya po? pernah komeng di sini?
    gak di tempat Laen me?
    πŸ˜›

  4. saya juga pernaaah… tapi di kereta, ngobrol sepanjang malam dengan bapak2 paruh baya… tentunya dengan sapaan awal “mau kemana mbak?”
    “lho? ini kereta ke bandung kan pak?” jawab saya sambil nyengir :mrgreen:

    nan nakaal… ityuu kan basa – bassssiii….
    πŸ˜›

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s