indonesia

Kamis, 28 oktober 2010
ruang C – 203

bapak dosen memasuki ruangan, dan kami diminta berpasangan dua – dua dilanjutkan dengan perkataan bapak dosen (iyah, bapak yang ganteng itu) yang menyebutkan tiga tugas untuk kami. tugas pertama lah yang membuat kami tertawa dan sedikit terkejut. kami diminta menulis sumpah pemuda.

terdengar tertawa singkat di penjuru kelas. sebelum di susul oleh senyum – senyum malu – malu. saya tersenyum dan dengan PD nya menulis begini:

Kami, putra dan putri Indonesia mengaku ber tanah air satu, tanah air Indonesia
Kami, putra dan putri Indonesia mengaku ber bangsa satu, bangsa Indonesia
Kami, putra dan putri Indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa Indonesia.

dan guess what? saya dan teman sebelah saya PD kalau itu jawaban yang benar. dan ternyaaatttaa… dan ternyatttaaa…. jawaban itu salah.
dan ternyatttaa… dan ternyataaaaa… dan ternyatttaa… satu kelas kami kebanyakan menjawab SALAH.

hahahahhaha. tertawa miris dan malu. kami, pemuda pemudi Indonesia harapan bangsa ini gak hapal sumpah pemuda. dan di sini, saya duduk di perpustakaan kampus dan ada semacam tulisan di dinding:

Kami poetra dan poetri Indonesia, Mengakoe Bertumpah Darah Jang Satoe, Tanah Air Indonesia
Kami Poetra dan Poetri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia
Kami Poetra dan Poetri Indonesia, Menjoenjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia

Djakarta, 28 Oktober 1928

Tentu saja Soegondo Djojopoespito, R.M Djoko Marsaid tidak main – main waktu merumuskan ketiga butir itu kan?
namun yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah: apakah hapalnya kita terhadap point point sumpah pemuda (yeah.. dengan susunan kata per kata yang tepat) menunjukkan tingginya nasionalis kita?

pertanyaan itu kemudian akan sama seperti pertanyaan yang diajukan saat kita mempelajari PMP (Pendidikan Moral Pancasila atau yang sewaktu saya SMA sudah berganti menjadi PPKn, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), apakah jika PMP kita mendapat nilai 9, kita mampu menjadi manusia yang ber moral dibandingkan kawan kita yang dapat nilai 6?

turut berduka cita atas saudara – saudara kita, korban letusan gunung Merapi.

cinta alam, cinta negara…. merupakan suatu bentuk cinta yang terkadang terlupakan. terpinggirkan oleh hal lain.

bukan karena saya tidak hapal sumpah pemuda saya jadi gak cinta Indonesia.
namun ketika di balik pernyataan nya : lalu, bentuk cinta Indonesia mu apa?

saya terdiam. karena nyatanya memang : saya pun belum tahu bentuk cinta Indonesia saya. saya punya niatan mencerdaskan kehidupan bangsa. haiiiaaah normatif. itu angan – angan. itu nyata dalam dunia ide. yang nyata dalam dunia nyata apah?

21 Comments

Filed under [drama] sekitar

21 responses to “indonesia

  1. semangaaaat… dengan melakukan apa yang terbaik kini, mungkin awalnya baik untuk diri sendiri tapi lama kelamaan akan baik juga untuk orang lain juga bangsa ^^

  2. hihi..ya tentu donk…stidaknya hafal sedikit akan menambah nasionalisme, coba kalo nggak tau pancasila dan lagu indonesia raya…
    tapi semuanya gak mutlak hanya dengan menghafal, langkah nyata lah yang sesungguhnya.
    hehe…sotoy..

  3. (Maaf) izin mengamankan KELIMAAAX dulu. Boleh, kan?!
    Di tengah negeri ini dirundung berbagai bencana dan kerusakan alam dan lingkungan hidup peran, kepemimpinan dan kepeloporan pemuda kita nantikan.

    Ingat; Sejarah mencatat, pemuda selalu menempati peran yang sangat strategis dari setiap peristiwa penting yang terjadi.

    Beberapa fakta diantaranya: Dr. Soetomo mendirikan Budi Utomo (1908) pada usia belum genap 20 tahun, Soewardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) mendirikan Indische Partij (1914) pada usia 20 tahun, Bung Karno beken di panggung politik pada usia 22 tahun, Bung Hatta mendirikan Perhimpunan Indonesia (1924) di Belanda pada usia 21 tahun.

    Selamat hari Sumpah Pemuda.

  4. Let’s Pray for Indonesia Saat alam menyapa lewat sejuknya air namun terasa membara. Saat alam menyapa lewat hangatnya api namun terasa mengilukan.

  5. Yang nyata di dunia nyata? ngeBLOg mungkin bisa dijadikan contoh Mbak. Kita sampaikan apa yg kita inginkan lewat kata kata. Itu kan juga termasuk mencerdaskan kehidupan bangsa?

  6. salam sumpah pemuda…
    just do our best for our contry…

    SEMANGAT!!!!!
    KEEP FIGHTING TILL THE END!!!!

    SELALU BANGGA JADI ANAK INDONESIA…

  7. Bukan hafalnya kita pada deretan kalimat sumpah itu, tapi memahami maknanya dan mengamalkannya di kehidupan berbangsa itu yang penting..๐Ÿ™‚

    kalo hafal sih lebih OK lagi,, hehehe…

    Selamat Hari Sumpah Pemuda..
    semoga semangat tetap membara di dada

    • bener mbak iyha, pemahaman makna dan pengamalan nya memang jauh lebih penting,
      kan untuk memahami dan memaknai ny akita harus terlebih dahulu hafal walaupun tidak kata per kata yah?
      *ngeles*

      hehehehehe.
      selamat hari pemuda mbak๐Ÿ™‚

  8. wien

    mbak Aiissss….selamat hari Sumpah Pemuda… *aku jg ga hafal*๐Ÿ˜›

  9. klo sy yg jd dosennya, ais tak ajak ikut masuk lorong waktu ke suasana 28 okt 1928. di sana bisa kita saksikan bagaimana Muh. Yamin dan kawan2nya menyusun naskah umpah setia para pemuda๐Ÿ™‚

  10. selamat malam sob
    salam dari farus ๐Ÿ™‚

  11. Pingback: sumpah pemuda « dramaLand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s