argkhhhh….

saya tidak bermaksud mengeluh…

di antara berjuta peristiwa yang sedang terjadi di atas bumi ini,
saya termasuk manusia yang beruntung.
sungguh.

saya hanya punya satu permintaan sama kamu:
tolong. tolong. tolong banget…
pergi dari pikiran saya sekarang.
agar saya bisa memikirkan dan mengerjakan hal lain.
saya mohon dengan sangat.

argkhhhhhh……!

😦

kayaknya begini,

seperti ini :
saya tidak pernah percaya sama yang namanya kebetulan.
serius.

mungkin sih saya (mungkin) pernah bilang;
kok yo kebetulan banget kowe maring ngeneh, aku arep njaluk tulung je janne
translate:
“kok kebetulan kamu ke sini, aku mau minta tolong sebenernya”
atau kalimat – kalimat lain nya yang mengandung kata kebetulan.

saya hanya menggunakan kata itu, walau terkadang tak bermaksud itu.
*halah*

intinya seperti ini:
selalu ada sebab untuk sebuah akibat,
selalu ada sesuatu untuk terjadinya sesuatu.
everything happens for reason, right?

seperti seorang kawan pernah bilang sama saya;
“Tuhan tidak pernah bermain dadu dengan alam semesta”

dan,
hujan abu di Jogja terjadi bukan tanpa sebab.
tidak ada istilah kok yah kebetulan hujan abu.
ini semua sudah dirancang.
ini semua sudah diatur.
nikmati, seraya terus berjuang dan berusaha untuk membuat keadaan menjadi lebih baik lagi

masker baru saya ternyata gak kebetulan di beli.

πŸ™‚

Terlalu lelah

terlalu lelah

Terlalu lelah
evo

kalau kutenggelam ku tak berharap kau ada
untuk menemani untuk memberi senyum
terlalu lelah…

sekian waktu berlalu tak mampu membuatku
takut kehilangan tak ingin kumenipu
batinku dan batinmu,
terlalu lelah…

REFF

kalau kau bosan nan melanda di dinding hati
saat itu kulepas dirimu…
maafkan aku bila selama ini kubagi cintamu dengan dia,
seseorang yang mampu meluluhkanku…

hujan t’lah berhenti selamat datang kau pelangi
ini hanya sepenggal kisah
tentangmu tentangku dan dirinya
takkan terlupa,seperti biasa…

Back to REFF

maafkan aku bila selama ini kubagi cintamu dengan dia,
seseorang yang mampu meluluhkanku…
kalau kau bosan nan melanda di dinding hati
saat itu kulepas dirimu…

 

Foto ini diikutsertakan pada kontes Lagak dan Lagu di BlogCamp

indonesia

Kamis, 28 oktober 2010
ruang C – 203

bapak dosen memasuki ruangan, dan kami diminta berpasangan dua – dua dilanjutkan dengan perkataan bapak dosen (iyah, bapak yang ganteng itu) yang menyebutkan tiga tugas untuk kami. tugas pertama lah yang membuat kami tertawa dan sedikit terkejut. kami diminta menulis sumpah pemuda.

terdengar tertawa singkat di penjuru kelas. sebelum di susul oleh senyum – senyum malu – malu. saya tersenyum dan dengan PD nya menulis begini:

Kami, putra dan putri Indonesia mengaku ber tanah air satu, tanah air Indonesia
Kami, putra dan putri Indonesia mengaku ber bangsa satu, bangsa Indonesia
Kami, putra dan putri Indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa Indonesia.

dan guess what? saya dan teman sebelah saya PD kalau itu jawaban yang benar. dan ternyaaatttaa… dan ternyatttaaa…. jawaban itu salah.
dan ternyatttaa… dan ternyataaaaa… dan ternyatttaa… satu kelas kami kebanyakan menjawab SALAH.

hahahahhaha. tertawa miris dan malu. kami, pemuda pemudi Indonesia harapan bangsa ini gak hapal sumpah pemuda. dan di sini, saya duduk di perpustakaan kampus dan ada semacam tulisan di dinding:

Kami poetra dan poetri Indonesia, Mengakoe Bertumpah Darah Jang Satoe, Tanah Air Indonesia
Kami Poetra dan Poetri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia
Kami Poetra dan Poetri Indonesia, Menjoenjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia

Djakarta, 28 Oktober 1928

Tentu saja Soegondo Djojopoespito, R.M Djoko Marsaid tidak main – main waktu merumuskan ketiga butir itu kan?
namun yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah: apakah hapalnya kita terhadap point point sumpah pemuda (yeah.. dengan susunan kata per kata yang tepat) menunjukkan tingginya nasionalis kita?

pertanyaan itu kemudian akan sama seperti pertanyaan yang diajukan saat kita mempelajari PMP (Pendidikan Moral Pancasila atau yang sewaktu saya SMA sudah berganti menjadi PPKn, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), apakah jika PMP kita mendapat nilai 9, kita mampu menjadi manusia yang ber moral dibandingkan kawan kita yang dapat nilai 6?

turut berduka cita atas saudara – saudara kita, korban letusan gunung Merapi.

cinta alam, cinta negara…. merupakan suatu bentuk cinta yang terkadang terlupakan. terpinggirkan oleh hal lain.

bukan karena saya tidak hapal sumpah pemuda saya jadi gak cinta Indonesia.
namun ketika di balik pernyataan nya : lalu, bentuk cinta Indonesia mu apa?

saya terdiam. karena nyatanya memang : saya pun belum tahu bentuk cinta Indonesia saya. saya punya niatan mencerdaskan kehidupan bangsa. haiiiaaah normatif. itu angan – angan. itu nyata dalam dunia ide. yang nyata dalam dunia nyata apah?

hari gado – gado digoda

ini cerita tentang kejadian dua hari yang lalu

(telat posting banget si ais yak?)

cerita senin, 25 oktober 2010. hari gado – gado buat saya. saya bangun telat setelah menangis semalam bersama audy (hahahahhaa). terburu – buru gedubrakan mandi buat kuliah jam setengah delapan pagi. terkantuk – kantuk saya dibangunkan oleh alarm indah di pagi hari, yang ternyata alarm terakhir saya bulan ini

😦

berangkat kuliah dengan suasana hati yang berbeda dan menelan sedikit kekecewaan pada pukul 09.00 untuk sebuah alasan yang aneh.

lalu.. lalu.. laluuu…. sekitar pukul satu siang, saya duduk di ruangan 201. dapet SMS dari nan,

aiiis.. lg di Jogja ga? pakde cholik di jogja nih.. sowan yuk..

mata saya langsung melek (iyah, tadinya sedikit terkantuk – kantuk, habis ngelamun setelah ndengerin Kau kini ada – nya Sheila On 7) .

pakDhe yang itu? yang itu? ada di Jogja?

waaaah… harus ketemu nih. saya langsung semangat mbalesi sms nya nan. setelah beberapa kali sms, kita sepakat ketemuan di mall malioboro. bubar kuliah saya cabut pulang ke rumah, karena saya mau mandi dulu. mosook ketemu PakDhe ngganteng ndak mandi. hihihihihi…

dannnn dengan sedikit kalang kabut, saya ke mall malioboro, cipika – cipiki sama nan. terus kita cabut deh ke hotel tempat PakDhe nginep. tapi ada satu rahasia nih yang belon sempet kita ceritain ke PakDhe, kita udah di loby hotel cukup lama, karena kita cerita – cerita dulu. hihihihihi….

pukul empat sore, pakDhe menemui kita, diikuti Budhe, bella bekel dan mbak Sandy. horeee…. akhirnya ketemu juga sama PakDhe yang tersohor itu. seru.

cerita lengkapnya disimak di sini. dan dari kopdar itu saya mendapatkan kata – kata baru ;

“dengkulmu anjlookk”

” kok issyoooo??”

“tak jejeg kejlungup koen”

*iyaaah.. kata – kata itu sepertinya tidak boleh digunakan sembarang tempat. hehehehehee….

entah kenapa, rasanya seperti berkumpul dengan keluarga lama saja. karena pakDhe dan budhe ramah banget, mbikin saya dan nan betah ngobrol. cerita lah kami dari ujung ke ujung,

tapi kami gak bisa mengobrol lama – lama, karena kalau malam ternyata pesona saya dan nan luntur (halaaaah…). bagian seru lain nya adalah bisa ngobrol sama budhe, yang gak kalah seru sama PakDhe. dan bella bekel ternyata lucu bangeeeeeeeeeeeeeeT… mbikin pengen. mbak sandy… aku pengen cubit – cubit pipi bella ……….

aaah.. hari yang gado – gado. karena setelah itu, saya pulang ke rumah masih menyimpan senyum (setelah malam dan paginya saya mello – mello ndak jelas).

gak nyangka bisa kopdar. FYI, ini kopdar perdana saya. dadakan pulak. makanya gak siap bawa kamera, gak dandan juga (halaaaah.. kapan dandannya memang?hihihihihi). yang jelas, mbikin saya pengen kopdar lagi.

pakDhe.. budHe… bella bekel dan mbak sandy.. serta nandini….

terimakasih untuk sore yang indah yah

πŸ™‚

ayooh kawans yang mau ketemuan sama saya bisa hubungi saya di nomor 0818 sekian sekian sekian sekian….

πŸ˜€

memulai hari

pagi ini aku tersenyum,
membayangkan sesuatu.

membayangkan hari dimana….

kita berbagi cokelat,
duduk merapat,
menceritakan yang terlewat,
dimana kita melakukan hal nekat
lepaskan penat,
di hari ke dua puluh empat

janji, kita akan bertemu lagi.
di suatu tempat,
penuh imaji

definisi cinta (menurut dia)

pertama kali baca ini di notes seorang sahabat,
dia menuliskan ini untuk suami nya tercinta.
dan, saya ikut – ikutan ngerasa jatuh cinta sama kalimat – kalimat dia.
lugas, sederhana, namun bermakna

yah, membuat saya ingin menemukan seseorang untuk dikirimi kalimat – kalimat seperti ini….

cinta adalah kecupan dimalam harimu untukku dalam keadaan setengah sadar..
cinta adalah pelukan manjaku ditiap pagi melarang kau beranjak dari tempat tidur.

cinta adalah merelakan tangan kirimu sebagai alas untukku tidur.
cinta adalah merelakan kakiku sebagai alas topang kakimu yang kedinginan.

cinta adalah nyanyian sumbang penuh cinta dipagi hari.
cinta adalah mendengarkan nyanyian sumbangmu di pagi hari. :p

cinta adalah mengikhlaskan semua bantal empuk untukku dan bantal tipis untukmu. πŸ˜›
cinta adalah merelakan semua remote di bawah bantalku.

cinta adalah perebutan selimut di pagi dini hari.
cinta adalah bermain wii bersama diakhir pekan.

cinta adalah merelakan budget membeli motor ninja untuk digunakan membayar SPP kuliahku.
cinta adalah berjuang menyelesaikan kuliah.

cinta adalah menonton film drama yang kau benci hanya agar aku bahagia.
cinta adalah menonton film alien yang aku benci hanya agar kau bahagia.

cinta adalah membiarkanku tertidur dikala menonton film alien kesukaanmu di bioskop.
cinta adalah membiarkanmu bbman dikala menonton film drama kesukaanku di bioskop

cinta adalah menonton america’s next top model bersama.
cinta adalah menonton national geographic bersama.

cinta adalah raut wajah lelahmu dimalam hari setiap pulang kerja.
cinta adalah teh hangat di meja makan untukmu.

cinta adalah aku belajar memasak
cinta adalah pujian atas setiap masakan yang kubuat, seberapapun aneh rasanya.

cinta adalah kala aku mencium tanganmu di saat kau berangkat dan pulang kerja.
cinta adalah cium pipi kanan-kiri-bibir dan kening disetiap pagi sebelum kau berangkat kerja.

cinta adalah canda tawa kita yang sering berakhir dengan pertengkaran
cinta adalah pertengkaran kita yang berakhir dengan kemesraan

cinta adalah friendster dan testimonial.
cinta adalah perut gendutku beserta calon anak kita.
cinta adalah saat damai di atas sajadah,,
cinta adalah kesabaranmu yang tanpa batas menghadapi kekanak2anku yang juga tanpa batas,

cinta adalah kamu belajar memahamiku
cinta adalah aku belajar mengerti kamu
cinta adalah kita.

i love you abi.

_nUy

langsung di ambil dari blog teman saya,
si bumil yang sedang menanti kelahiran anak pertamanya.

membaca kalimat – kalimat diatas membuat saya semakin rindu dengan dia.
dia siapa?
dia yang mampu membuat saya yakin.
yang mana?
entaaah.

hahahahaha….
*plaaaakkk*

cepat datang, aku sudah mulai tak sabar membangunkanmu di pagi hari.
cepat temui aku, aku sudah mulai tidak sabar membuatkanmu pancake.

mimpinya sudah berakhir

saat terbangun di pagi tadi,
hanya berat yang kurasa.
ingin kupejamkan mata,
karena aku tahu…
mimpi kita sudah berakhir.
dan,
kita harus kembali ke tempat kita masing – masing…
*

hai… kawans.
sudah lama saya tidak bercengkrama dengan blog saya ini. sedang (sok) sibuk. hehehehe. maaf yah.

sedang menata hati dan menata kondisi akademis saya juga yang amburadul dan berantakan. berkejar – kejaran mengejar deadline. pfiuuh.. alhamdulillah, kondisi akademik saya sudah agak lebih stabil sedikit sekarang.

tampang lecek saya dikejar deadline si akademik..

tadi malem saya bergerombol di jalan malioboro. ada Jogja Java Carnival yang serruuu. seru karena selama seumur hidup menginjakkan kaki di Jogja, baru kali ini saya nonton karnaval ulang tahun nya Jogja.
seru karena saya menonton dengan gerombolan tak biasa
πŸ˜€

seru karena…
karena…
karena…

ah rahasia ah. biarkan malam itu menjadi rahasia antara saya dan jalan malioboro.
πŸ˜€

jogja java carnival 2010

digicam saya rusak. kamera handphone bisa, tapi karena kendala teknis, gak bisa upload fotonya
😦

jadi saya ngambil foto karnaval nya dari sini.

saya bangga jadi warga Jogja (padahal bukan). tapi melihat antusiasme masyarakat jogja tadi malem, mbikin saya pengen jadi warga jogja beneran. pengen punya KTP jogja, pengen menyebut Jogja jadi kampung halaman, pengen beranak cucu di jogja.

ah cinta jogja deh sayaa…

masih ga sinkron kan antara judul dan postingan? hehehehhee.. gpp yah?
*sebait kata – kata di atas itu sebenernya yang mau saya posting. tapi saya juga mau cerita tentang karnaval jogja. jadi saya bunging deh. ah saya jadikan satu postingan saja yah?
πŸ™‚

semoga gak bingung..

menanti, mungkinkah?

aku beritahu sama kamu,
saat ini memang masih tentang kamu…
dan juga tentang aku.

suatu hari nanti akan tiba waktu untuk kita.
kapan?
jangan tanya padaku.

tugasku hanya duduk menanti.
menjaga hati.
menunggu yang pasti
atau…
yang berani.

mungkinkah itu kamu?
mungkin.

beritahu aku…
iyah, kamu.
cukup beritahu aku.

sepuluh!

10.10.10

Jogja macet malem ini. karena banyak janur kuning di pajang.
iyah… seperti si indra bekti, gak sedikit pasangan yang memilih tanggal 10 bulan 10 tahun 2010 ini jadi hari dimana mereka mengikat janji sehidup semati.

saya?

saya juga mengikat janji.

janji sama diri sendiri kalau saya gak boleh garuk – garuk tanah kalau liat janur-janur kuning itu.

hahahahahahaa.

gubraaak.

cuman bercanda.

minggu malem (alias malem senin) dan sakit gigi serta cokelat gratisan di tangan bener – bener bukan harmonisasi yang apik.

saya sedih.

tapi senang.
lalu sedih,
tapi senang.

saya dapet kawan baru. lucu bentuknya.

nggemesin.

bisa dicubitin, di peluk – peluk sesuka hati…
hmph.. hmph….

si kawan baru,

ini kawan baru saya.
*gak usah perhatikan manusia narsis berjilbab biru itu yah. cuman pengen eksis ajah. hehehehehe

lucu yah?
*yang dikepala saya, bukan saya.. tapi kalau ada yang bilang saya lucu juga gak nolak.
hahahahhahaa

lagi seneng – senengnya sama dia.
hmph..
hmph…

meluk – meluk dia sambil ditemani senja – nya monita.

Langitku merasa… sendu,
bayang dirimu…
menjauh.
huuu…uhhh..
Biarkanlah cinta, diam dalam nada.
Hingga….
Hariku, berlalu..
bersama datangnya rindu.
Membawa semua mimpiku.
Kutahu, di hati … selalu ada dirimu,
temani sepiku.
Bersama senja, menyimpan rasa ini..
sendiri.

haiaaaaah… lagi – lagi saya mello begini…
kemaren kopi. lalu hujan, sekarang senjaaa.
haiaaaaah…..

lekas bawa virus mello ini pergi dari kepala saya
😦

Hujan,harusnya bersama kamu (Inside Love)

*di ambil dari notes seorang kawan

Bukanlah sebuah kejahatan, jika yang kita inginkan hanyalah didengarkan..

bukankah itulah yang dijanjikan di setiap taman hati?
sebuah kenyamanan.

Dari detik ini, ketika hujan mulai beristirahat di pundak bumi

atau matahari yang tertangkap basah tengah mencuri pandang kearah pelangi..

aku katakan..aku nyaman dan merindukan berada didekatmu..
dan didekatmu.

Hmmm, sebelum semua dibebaskan dari sisa rasa yang mulai membelenggu

maka kan kuceritakan, pada dalamnya hatiku..
“ssst, aku menginginkanmu lebih dari apapun”

dan ku serukan pada semua penghuni senja untuk selalu menyampaikan pada fajar esok hari…
“sekarang hujan, dan aku merindukanmu”

wish you were here,

Hahaha, ya begitulah aku…didalam cinta,
di dalam cinta..yang dirasa hanya cinta

dan kiranya jika aku bertahan,
tak lain karena cintamu…cintamu…
dua kali kukatakan itu bukan?

diambil dari notes di Facebook, milik kawan saya, cesar.
terimakasih sudah diijinkan nge share di sini.
πŸ™‚