memasuki zona yang berbeda

kinan, genta dan bima (part III)

***

Kinan tersenyum menatap potongan – potongan sms yang pernah menjadi percakapan antara dirinya dan Bima. Seolah nyata. Karena memang sms itu semua nyata. Sengaja ia pisahkan dalam satu folder. Begitu juga dengan chattingan mereka berdua, ada dalam satu folder di laptop miliknya.

apa yang tidak nyata dari semua ini? huruf – huruf ter rangkai membentuk susunan kata yang menyatu dalam gugusan kalimat yang…. tidak indah, namun… bermakna

Kinan berujar dalam hati, melakukan percakapan – percakapan ringan dengan hati kecilnya, mencoba menetapkan hati, ini nyata atau ini maya.

Jika ini maya, lalu kenapa rasa ini begitu nyata? Rindu ini membuatku bingung. Rindu ingin memandang wajahnya, padahal wajahnya seperti apa saja aku sudah lupa. rindu pada genggaman hangat tangannya, padahal menyentuh nya saja belum pernah. rindu pada gelak tawanya, padahal suaranya saja sudah lupa aku bagaimana nadanya

lalu ini apa?

ini kah nyata?

apa yang nyata itu sebenarnya?

Advertisements

12 thoughts on “memasuki zona yang berbeda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s