bukan ngeluh: tapi ini pembelaan diri atau pencarian pembenaran

minggu ini :
tetangga saya yang paling baik dan paling ramah sama saya dan agil hari jumat minggu lalu meninggal dunia.Saya sedih.Sangat.

Lalu,saya di blocklist di FB oleh seseorang.Lagi.

Lalu,saya gak bisa ngubungin pacar saya.Lagi.

Lalu,penelitian saya belum selesai laporan nya.

Lalu,beberapa jam lagi saya harus ujian akhir mata kuliah kepemimpinan strategik,saya gak tahu bahan nya darimana kemana.

Lalu,salah seorang sahabat saya beberapa jam lalu sms saya.Katanya saya diminta gak menjadikan urusan dia jadi konsumsi publik.

Jadi,buat kamu-kamu yang mau cerita sama saya,di filter aja.Kali aja saya keceplosan ngomong.Saya kan tukang gosip.Atau…saya jadikan bahan cerita di blog saya ini.

Moral of the week: ujian di bidang akademik itu lebih enak; jadwalnya udah ada,bahan ujian juga udah tau dari mana ke mana.Kalau failed,bisa di ulang semester depan.
Tapi kalau ujian kehidupan: kita gak tau datengnya kapan,dari bab berapa ujian nya juga gak dikasih tau sama Tuhan.

Argkh…!!!!
Bad news never had good time.

2 Comments

Filed under [drama] lepas

2 responses to “bukan ngeluh: tapi ini pembelaan diri atau pencarian pembenaran

  1. nuynuy

    Eh..sapa yang meninggal deh? Tetangga jogja apa jakarta?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s