bersahabat dengan rindu

hai kawan,lama rasanya sudah tidak bercerita.
Kenapa?

Ingin rasanya berbagi ini semua.Tapi bingung memulai dari mana.Yang ada hanya rasa,rasa dan rasa…

Kangen banget sama ‘sepi time’ yang pernah saya miliki.Bukan tidak bersyukur,

saya menikmati (sangat) dinamika kehidupan saya sebulan belakangan ini.
Yah,saya memang rindu pada dia,namun…saya menikmati rindu itu.Akhirnya saya bersahabat dengan si rindu itu.

menikmati perhatian kecil dia,cerita-cerita dia dari seberang sana,pertanyaan-pertanyaan dia,telpon-telpon dia,

nyatanya memang si rindu tidak perlu dibunuh.Di rangkul saja,jadikan teman.

Kemudian nikmati hidup dengan rindu itu.

Tadi saya lagi ngomongin apa yah?Kenapa jadi bercerita panjang lebar soal rindu?

Ditarik ke dalam diri,saya kemudian menikmati hidup belakangan ini with my own hand.
Saya,akhirnya…bisa menciptakan kebahagian.

Tanpa mengandalkan dia,saya mampu berkata;
“yes,i’m happy with myself”

*ah,mungkin bisa saya edit lagi tulisan ini…*

Leave a comment

Filed under [drama] lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s