(un) conditional

Love is unconditional…

Really?

Ada beberapa hal yang memang benar – benar kondisi tidak bersyarat. Harusnya. Namun… terkadang perasaan ikhlas sangat sulit kita tumbuhkan. Maksud saya, kita paham benar situasi dimana kita harusnya tidak marah, tidak ngomel… ehem.. gimana yah cara menuliskannya?

Sudah jadi common sense jika kita berada di situasi di bawah ini kita tidak boleh marah ;

• Saat harus kuliah sampe sore dan hujan – hujanan ngejar bis, kemudian menempuh jarak puluhan kilometer hanya untuk bertemu dengan kedua orangtua, namun harus menerima kenyataan saat kita hanya diberikan waktu tidak lebih dari 12jam untuk bertemu karena mereka harus pergi lagi.

• Saat kita begadang sampai malam demi satu bab proposal penelitiaan, hanya untuk menghadapi kenyataan esok paginya dosen tidak masuk di ruang kuliah dan bab satu kita hanya kembali terlipat di dalam tas

• Saat kita memberikan duit kepada nenek – nenek di dalam bis, kemudian kernet dan supir bis menurunkan kita di tengah hujan hanya untuk mereka bisa pulang lebih cepat ( maksud saya; helloow.. kita habis berbuat baik lohhh…)

• Saat kita jungkir balik ngerjain skripsi dan hanya untuk di contek oleh adek kelas …

• Saat kita menulis sebuah puisi yang menurut kita mampu membuat Shakespere iri karena kita mampu membuat yang lebih romantic, hanya untuk kemudian dianggap sebagai sesuatu yang picisan

• Saat kita selesai mencuci kendaraan kita dengan tangan kita sendiri hanya untuk dibasahi oleh hujan beberapa jam kemudian

• Saat kita harus susah payah mengirit demi sebuah buku, hanya untuk meringis waktu teman meminjam buku itu dan tidak dikembalikan dan saat ditanya dia hanya bilang buku kita hilang

FYI, saya tidak mengalami semua hal di atas. Saya hanya menggambarkan situasi – situasi yang bikin kita cumin bisa ‘gigit jari’… dan ada beberapa situasi dimana kita harus ikhlas. ikhlas menerima kenyataan bahwa memang.. keadaan tidak memihak kita. Kenapa?

Because there’s nothing to do to make situation better.

Ada beberapa situasi di atas yang menjadi unconditional. Mutlak. Memang begitu jadinya.

And then, back again to the topic; Love is unconditional

Love is unconditional. Really? Benarkah cinta itu seperti beberapa situasi di atas?

Tanpa syarat dan ketentuan berlaku.

Itu hanya cinta orangtua terhadap anak. Cinta hamba terhadap Tuhan nya (harusnya ). Cinta Tuhan terhadap hamba Nya. Itu cinta yang unconditional.
Karena, mengikuti perkembangan jaman, semakin sulit mencari sesuatu yang unconditional. Termasuk masalah cinta. termasuk mencari pasangan hidup yang mampu mencintai kita unconditional.

Namun kita juga lupa : sudah mampu kah kita mencintai seseorang tanpa syarat dan ketentuan?

Cinta terhadap orangtua saja terkadang masih bersyarat. Cinta terhadap Tuhan saja terkadang masih pake syarat.. kalau lagi susah.. kita bisa habis – habisan meminta, melakukan apa saja … belum adzan sholat ditunggu – tunggu, segala macam ibadah sunah kita lakukan. Tapi, jika sedang bahagia… pura – pura lupa sholat, membuat ribuan alasan tidak mampu saat harus melakukan ibadah.

Syarat dan ketentuan saya kadang berlaku dalam mencintai. mencintai siapa pun. Orangtua saya, Tuhan, kuliah saya, teman – teman saya… apalagi terhadap dia. Syarat dan ketentuan saya banyak.

Lihat mata orangtua, dan di situlah akan ditemukan cinta tanpa syarat.

Lihat matahari bersinar, di situ juga ada cinta tak bersyarat

Hirup udara segar di pagi hari, di situ juga ada cinta tak bersyarat

Namun saat kulihat cermin, yang ada hanyalah keinginan untuk membahagiakan diri sendiri.

Lalu?

L.O.V.E

gambarnya dari sini

1 Comment

Filed under [drama] sekitar

One response to “(un) conditional

  1. ida

    hihihihihi…memang pantes diacungi jempol klo bisa melewati itu semua tanpa mengeluhh…tapi manusia…tabiat dasarnya memang spt itu…
    love is unconditional???boleh juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s