sabar

Ini hasil obrolan saya dengan seorang sahabat. Saya lagi curhat sama dia soal ke gelisahan saya soal hubungan saya sama esa. Terus, setelah habis semua cerita saya, saya sampai di titik bilang gini sama dia,

“ya udahlah, udah tau juga esa begitu. Mau apalagi? Kalau gue BT juga cuman bikin capek”

Di bales sama dia,

“cie… udah sampai tahap menerima dia apa adanya nih?”

“bismillah, mencoba untuk sabar aja sih. Kata pak Ustadz, sabar itu gak berbatas. Sabar itu harus di ikuti dengan ikhlas.”

“Hahahahaha, kok sama kaya Ustadz deket rumah gue. Jangan-jangan mereka satu perguruan lagi?!? Sabar emang gak ada batas nya, tapi manusia kan terbatas”

“hohohoho, terbatas untuk memahami makna sabar?”

“bukan, terbatas untuk mau bersabar…”

Saya nyengir. Tersindir.
Padahal saya tahu juga, maksud dia bukan nyindir saya. Tapi lumayan juga kata-kata dia itu. Bikin saya mikir.

Saya mau. Mau buat sabar. Oh yah?

menurut kamu?

2 Comments

Filed under [drama] lepas

2 responses to “sabar

  1. Manusia juga kadang terbatas dalam memahami arti sebuah kesabaran😀

    • marsitariani

      Betul Ade bayu, kadang pemahaman kita soal sabar masih sempiit banget. Udah gitu masih di ikuti sama ketidak tulus-an lagi. He3..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s