richard gere dalam pretty women

Sudah malem, bukan nya tidur, saya malah ada di depan tipi.
Kali ini gak ada choky sitohang menemani saya, tapi ada om richard gere menemani saya, beberapa jam menjelang kuliah perdana saya.

Saya gak punya insomnia, saya yakin itu. Tapi,beberapa hari belakangan ini saya tidur selalu di atas jam 2pagi.

Tapi malam ini harusnya gak boleh gini. Saya harus nya sudah memejamkan mata, kalau hari perdana saya sebagai mahasiswa (lagi) gak mau rusak gara2 saya kurang tidur.

Lah, namun mata ini enggan terpejam je.Kepriben…
*jogja+pwkt bergabung di sini*

dua malam belakangan ini saya ditemenin dua film yang sudah pernah saya nonton, tapi gak pernah bosen untuk saya tonton lagi,lagi dan lagi…
kmrn ada the terminal, malem ini saya bersama Pretty women,

ada banyak film yang gak pernah bosen saya tonton berulang kali dengan alasan yang berbeda2. The terminal untuk alasan ketekunan yang dimiliki Viktor(saya terharu banget nonton pilem itu, dan salut banget sama Viktor, sambil berharap punya ketekunan seperti itu), pretty women untuk om richard gere (sama lagu fallin’ nya juga sih).

dan esa sayang untuk senyum manisnya,

loh?!??
What I’m talking about yah?

Leave a comment

Filed under [drama] lepas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s