saat mulut lelah untuk berkata,

hanya tangan yang mampu berjalan di atas keyboard ini,
dan juga di atas keypad handphone,

bukan untuk selamanya, hanya untuk beberapa saat saja.

aku mau belajar mendengarkan,
karena katanya manusia itu dikaruniai dua telinga dan hanya satu mulut, bukan tanpa maksud. harus lebih banyak mendengar, bukan begitu?

aku mau belajar lebih bersabar,
karena katanya, sabar itu tak berbatas. jadi … yah just try and hope

aku mau belajar mencintai diriku lebih,
karena katanya, kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yang akan mencintai diri kita?

aku mau belajar untuk pasrah,
karena, hidup ini memang milik kita, tapi bukan MILIK kita. masih ada Yang Maha Segalanya…
kata bapak, minta apa saja kepadaNya, Dia pasti akan memberikan

🙂

aku cuman manusia biasa kok,
semua orang tahu itu kan yah?

3 Comments

Filed under [drama] lepas

3 responses to “saat mulut lelah untuk berkata,

  1. guskar

    jumlah mulut separo dari jumlah telinga, jumlah mata, jumlah tangan
    agar lebih banyak mendengar
    agar lebih banyak melihat
    agar lebih banyak bekerja
    untuk mencintai diri sendiri
    untuk mencintai sesama

    *menjelang 17-an kok hatimu semakin gamang saja…🙂

  2. marsitariani

    iyah nih kang, aku pun ndak mengerti,
    lagi pergulatan batin besar2 an nih…

    tapi alhamdulillah, udah agak tenang sekarang ini.

    minta kado dong..

    *loh?!?!*

  3. Saat mulut lelah berkata
    Bicaralah melalui tanganmu …

    (ngetik maksude …)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s