me, my mother, my li’bro and the others….

[ what a week]….
minggu ini penuh huru-hara. mamah saya datang ke jogjakarta. kebayanglah senangnya hati ini, mamah datang ke jogja, pacar pun sudah balik lagi ke jogja, dan rutinitas pun bertambah.. horreh…mestinya saya joged2 senang. Tapi yang ada saya kehabisan napas [rasanya]…. Maklum, setengah tahun tidak mengerjakan apa-apa. untuk kembali bergerak dengan ritme baru rasanya butuh banyak napas, karena yang ada seringnya saya keteteran. agak-agak mengorbankan beberapa hal, termasuk waktu sama esa. tapi sepertinya tidak masalah buat dia.. secara dia juga sibuk sama seseorang [someone yang tidak mungkin aku cemburui…hehehehehehe]…

tapi ada satu hal yang saya syukurin banget darii kedatangan mamah saya ke jogja; ade saya yang ganteng itu akhirnya mau potong rambut!!
okeh, saya perkenalkan dulu ke ade saya, namanya muhammad aridha, biasa dipanggil agil. dan saya biasa manggil dy agila. dy punya rambut yang udah satu tahun gak dicukur. okeh2 saja kalo rambut dy a la gadis sampul dan iklan shampo. tapi ini rambutnya antara perpaduan giring [vokalis nidji] dan edy brokoli [dulu pernah jadi vokalis harapan jaya]. ini saya tampilkan phutu dy :

agil dan mamah
agil dan mamah

itu phutu dy beberapa jam sebelon dy digiring ke salon sama mamah dan saya. entah apa yang dibilang sama mamah saya, yang jelas adik saya akhirnya berhasil digiring ke salon.
daaan…
taraaaaaaaaa…

agil dipotong rambutnya
agil dipotong rambutnya

gantengkan?
perubahan agil yang tiba2 mau diajak ke salon itu menjadi bukti ketangguhan mamah saya dalam membujuk ade saya. sesuatu kekuatan yang ga dimiliki oleh orang lain..
^_^

btw, saya lagi BT berat nih sama kebijakan kampus saya . arkghhk… tapi mata ini bener2 lagi gak bisa diajak kompromi, padahal mulut ingin memaki *ups*
oncooom itu portaal!!

FB, reality show dan privasi..

saya kecipratan amarah seseorang,tanpa paham betul sebab nya.
Bingung?Pasti.

Tapi mau nya sok cool.Biarkan saja dia mau nya apa.Urusan nya bukan sama saya. Sama orang terdekat saya,

actually agak2 kesel juga.Secara dia mengumbar amarah dia d depan publik [baca : di wall di facebook saya,dan itu bukan dtujukan bwt saya jg], bikin saya terbengong2.

Terus saya lebay *sperti biasa*, mikir…apa gni yak jadi artis, yg kehidupan nya terekspos.
Ya ga sih,sejak ada FB tuh kek nya semua orang jadi banci tampil.Pengen nya eksis dimana2. Gak perlu kan di definisi kan seperti apa?
No offense loh ini. Karena saya juga termasuk didalamnya.Dan,saya termasuk banci tampil juga.

Ada ga sih persamaan FB, reality show dan pergeseran makna privasi?
Kok saya pikir2…reality show sama FB punya kesamaan yah?
Sama-sama menggeser makna privasi.

Jadi kapan itu,saya pernah gak bsa tidur. Saya setel tipi. Pindah2 chanel. Klik. Ktemu sama sebuah acara namanya c*rh*t . Sadis. Cuma itu kata yang keluar dari bibir saya. Kok bisa orang2 itu mengumbar aib mereka di tv nasional? Pake gampar2 an gtu lagi.

Ga jauh beda sama orang yang mengumbar emosi via FB?
Ah.Saya juga bingung, karena saya juga termasuk salah satu pelaku.

Apa akan ada masa dimana saya ikut reality show seperti itu?

*tulisan ini dibuat di tengah2 kegelisahan saya bergumul dengan tugas saya yang membuat kepala saya agak2 berat bwt d angkat*
lebay.Padahal cuma resume 6lembar text.

Belajar.

Hai kawan, hari ini saya belajar hal baru dan berkenalan dengan seseorang yang baru. Actually bukan berkenalan, kenal nya udah lama,tapi baru ngobrol tadi sama dia. Menyenangkan obrolan via YM itu. Dia itu temen SMA nya esa, tapi kalo di urut2,kita pernah satu kampus jaman dulu, sebelum dia pindah ke kampus dia skrg.
Mengobrol lah kita.Awal nya ngomongin esa [hahahahaha…tapi saya belum sempet cerita kalo dia ngilang].
Yah, obrolan biasa antar wanita lah -yang gak penting ditulis di sini juga apa isinya-

sampe akhirnya, kita ngomongin keunikan. Sampai lah dimana dia punya statement yang menurut saya unik. Dia bilang gini ,
“sebenernya pamali kalau kita bilang kita itu unik. Karena orang unik itu berbeda, dan suka susah untuk diterima”
huaaa…Baru tau saya ada orang yang punya pendapat kaya gitu. Biasa nya kan orang kalau unik,beda…yah mau nya kelihatan beda. Eh dia malah gak mau merasa unik. Walaupun dia memang berbeda,
dan saat nulis ini pun saya lagi terlibat pembicaraan dengan dia, tentang keyakinan dan kebenaran. Yang kita yakini sebagai dua hal yang berbeda. Apa yang kita yakini, sudah pasti kita anggap benar. Tapi begitu juga dengan sesuatu yang benar, bukan berarti harus kita yakini.

Itu juga yang ibu dosen saya bilang; ada yang namanya kebenaran dan ada yang namanya kepercaya an [dulu waktu saya kuliah filsafat, ada beda nya antara kepercayaan dan keyakinan. Tapi lagi2 saya lupa apa bedanya]

nah, yang saya heran adalah kenapa yah banyak orang takut untuk belajar filsafat,atau menganggap filsafat tuh tabu,aneh,menyeramkan,kuno dan sebagai nya..

Pdhal,kami di filsafat tidak mempelajari apapun untuk merusak keyakinan. Kami -sama seperti pengetahuan lainnya- belajar mencari kebenaran. Dengan cara apa? Banyak cara yang kami gunakan. Satu yang pasti, kami membebaskan pikiran kami berjalan kemana pun.
Termasuk soal apa yang kita yakini. Japi bukan karena meragukan apa yang kita yakini. Karena saat mempertanyakan kebenaran, apa yang kita yakini harus kita sisihkan dulu.

Bagaimana kita mengkombinasikan kedua hal tersebut,itu menjadi tanggungjawab diri pribadi, merujuk pada kematangan individu masing2.

Makanya,filsafat itu gak ada dalam kurikulum sekolah menengah, apalagi sekolah dasar. Kenapa? Karena, kematangan individu anak usia sekolah, dirasa kurang mampu untuk menerima stimulus seperti apa yang ada di filsafat.

Hmph,apa ini udah dipahamin semua orang sih ternyata?

*thank you ce bwt chattingan kita,nice to know you more,bu…*

perkembangan terbaru dari esa yang MIA [Missing In Action] : ibunya nelpon saya pas saya lagi kuliah, gak saya angkat. Tapi beliau sms, bertanya “apa angka bilang akan pulang ke sini hari ini?”
toweeng…

Oh, esa…you’re still the unpredictable one..
831 lah hon…

Mensyukuri hidup

Ceritanya begini,kemaren itu ada seorang sahabat mengirimkan sepotong sms ke saya,dia menceritakan ke apes-an dia menghadapi hari…mulai dari jadwal sidang yang mundur,sampe ke apes-an dia dengan hal kecil lainnya,sebagai seorang sahabat yg -ingin- nya menyemangati,saya menulis kata2 yg saya pikir bisa stidaknya menyemangati dia,atau at least bisa bikin dia ngrasa, u’re just not alone.

Tapi nyata nya salah,dia malah membalas dengan kalimat2 pesimisme sejati yang berujar ingin mematikan hasrat. Saya bilang: “gak usah hidup aja skalian”

dan d jawab “gud idea”
toweeng…

Hari saya bergulir.Cerita beralih ke sahabat saya lain nya, saya iseng buka FB dia, iseng aja…mau liat apa sih yang bisa digosip in darì situ *halah*, sampe saya menemukan potongan2 kalimat ;
“mungkin aku mau meninggalkan jiwa ku juga”

“aku ingin segera tahu epilog hidupku”

toweeng…[lagi]

suraaam….suraaam…

Saya pernah diajarkan untuk tidak takut mati,karena bisa bertemu dengan Rasulullah S.A.W,tapi tidak pernah benar2 menginginkannya, sampai menyuarakan nya. Terpikir pun tidak. Karena, saya sadar ada banyak hal dalam hidup yang patut saya syukuri -terlepas dari ada atau tidak masalah-

apa saya yang tidak mampu memahami jalan pikiran dua sahabat saya ìtu? Apa saya yang tidak pernah mengalami masalah se berat mereka?
Hei, Tuhan tidak memberikan ujian tanpa sebab.

Sobat, ingatkah kamu pernah berkata padaku di suatu masa;
‘ Tuhan tidak bermain dadu dengan alam semesta ‘

everything happens for reason.

Kamu tau dimana kamu membangkitkan dirimu, orang lain tidak. Jangan pernah anggap masalah mu berat, karena semakin tangguh kamu, semakin berat memang langkah yang harus di ambil

saya memang cuma wanita manja yang merasa masih banyak yang harus dipelajari, tapi saya yakin bahwa dunia ini tercipta bukan tanpa arah. Saya harus mengambil peran dalam dunia, itu yang saya yakini. Sekecil apa pun, dengan tangan kita sendiri, my hands are small I know but they’re mine,not yours…

Selamat puasa kawan,maaf kan semua khilaf …

🙂

ps : untuk ari dan yan, aku mrindukan berbagi optimisme bersama kalian. Mungkin aku jahat. Tak memahami pesimisme kalian, aku egois, mungkin?

berpikir,

cogito ergosum, kata2 yang pasti dikenal oleh makhluk2 yang bergumul dengan philosophy, termasuk si ais ini. eh, tapi orang gak belajar filsafat juga pasti mengenal kata2 ini juga kan?

ini saya mau cerita soal pengalaman saya … tadi saya kuliah, mata kuliahnya judulnya ‘psikologi umum’ . Dosennya sungguh sangat kreatip dalam mengajar, beliau melempar2 boneka hypo kepada tiap2 mahasiswa, untuk menjelaskan atau memberi contoh kata-kata yang ada di papan tulis. kenapa saya bilang kreatip? karena dari semua dosen yang mengajar di prapasca, cuman dia yang tidak menggunakan media laptop dan proyektornya, dia menggunakan spidol dan papan tulis saja, dan of course the cute hypo. mulai dari kata-kata psikologi, cognitif, conation, psycomotoric, …..

dan di situ lah saya menyadari kegagalan saya menyerap informasi *hloh?!?!* seminggu saya belajar psikologi, saat ditanya apa itu ‘psikologi’ saya cuman mampu menjawab arti etimologisnya saja (itu pun kurang tepat!!). padahal… 7hari bergumul dengan kata2 itu.

]ya ampuun….ini bagaimana sih, masa kata itu pun saya gak bisa menjelaskannya. saya kan bukan orang awam yang memahami psikologi sebagai ilmu jiwa, saya harusnya lebih memahami apa arti psikologi itu, setelah mendengar dan ‘belajar’ kata2 itu selama 7 hari.

apa sih makna berpikir itu?

saya sampe bingung, dan saat lagi berusaha ngerjain tugas, saya mengalami kesulitan mengambil intisari dari teks yang saya baca. Oh My… apah ini efek dari nganggurnya otak saya? otak saya kan udah jarang saya pake sejak tanggal 31 januari kemaren, sekali nya dipake bekerja keras adalah masa2 di bulan april-mei itu, selain itu, otak saya ini kebanyakan saya pake buat mencari perbendaharaan kata2 untuk ngomelin orang, memuji orang, ngomongin orang *ups, itu lagi berusaha bangeeet saya kurangin semuanyaa*

apa benar, kalau otak jarang dipake, bisa menyusut? menyusut bukan secara sebenarnya loh,
dan saat kapan sih otak itu dipake? sebenarnya?

huaaah..
baru Liat metrotv tadi, katanya udah ada yang mulai puasa besok yah? Pemerintah udah ngeluarin pengumuman resmi belon toh?

selamat ulang tahun ais..

selamat ulang tahuun…
rencananya saya mau ngepost kegiatan saya hari ini…

tapi gara2 keasyikan bales ucapan2 selamat yang ditujukan buat saya, jadi lupa deh sama tujuan awal membuka dunia maya ini..

ceritanya,
hari ini saya ulang tahun. dapet kado apa?

gurameh bakar dari ibunya esa

iyaah..dapet kado itu dari Ibu nya esa, yang nelpon saya pagi2 untuk ngambil gurameh bakarnya. huiiih…
uenaaak guramehnya. Ibu nya udah ngasih kado, anaknya malah belon ngasih apa2 buat saya selain telpon dia di malam tanggal 17 itu.
tapi, buat saya kado dari ibu nya dan obrolan setengah jam bersama Ibu nya itu sudah cukup buat saya kok.

di penghujung hari ini, saya kepleset di tangga kost-an my partner in crime. atit. Kecetit soalnya. tapi tetap bersemangat..karna ada semangkuk chocomelt untuk saya nikmati..
apaitu chocomelt?

ini chocomelt itu:

chocomelt

tertarik?
bisa ditemui di momento, jembatan merah, gejayan, jogjakarta…

Temaans… aku mengatuuk sekali… maapkalnlah kalo postingan kali ini ngawur dan melenceng jauuuh…

bsok aku lanjutkaan lagiih….