si drama Queen…

Saya ditampar. Bukan secara fisik, kalau secara fisik, untungnya sampai sekarang saya belum pernah mengalaminya. Saya ditampar hati saya, otak saya, dan mungkin ego saya. Saya dibilang gak pernah susah, makanya saya memiliki sifat drama Queen. Saya sadar kok dengan sifat saya itu. Dan awalnya saya merasa fine-fine saja. Sampai hari sabtu kemarin esa menampar saya lewat kata-kata ; jangan berlebihan lah, hidup ini bukan drama. Kamu gak pernah susah. Makanya kamu jadi lebay.

Buk..prakk… ibarat film kartun, hati dan ego saya tertampar bolak-balik. Muter 360 derajat. Sakit euy dibilangin gitu sama pacar sendiri. Parahnya lagi, saat saya minta dukungan sama oom saya, oom saya malah bilang, ”pendapat dia ada benarnya juga sih”. Terus, saya cerita ke sahabat saya, dia juga bilang, ”esa gak salah kok…”

Loh…loh.. mereka mendengar versi saya bercerita loh. Mereka aja bisa nyalahin saya. Horeee… saya salah. Drama Queen saya ternyata menjadi sandungan saya dalam hubungan saya dan pacar. Drama Queen saya ternyata menjadi masalah.

3 hari ini saya lost contact sama pacar saya. Hebat kan? Buat kamu-kamu pasti biasa. Tapi buat saya hebat. Seharian dia gak ngubungin saya aja, saya udah kebakaran jenggot, heboh nelponin dia dan curhat bersimbah air mata sama homemate saya. Tapi, percaya atau gak… udah 3 hari ini saya cuman kirim message sama dia via FB (dan gak dibales), sms dia saat jam dia pulang kantor (teteup gak dibales). Udah. I dont try to call him. Saya merasa hebat. Tapi pasti orang lain mengira ini biasa2 saja. Itu yang saya benci dari perspektif. Karena orang hanya memandang usaha dari hasil. Saat saya disini berusaha setengah mampus mengalihkan pikiran dari dia-yang-tidak-menghubungi-saya- 3×24 jam-, saya benar2 berusaha. Mengingat saya tidak mengerjakan apa2 selama ini (yup, saya masuk daftar penganggguran di usia produktif di negara ini), selain sibuk bersosialisasi (nongkrong sama temen2 yang juga pengangguran), saya Cuma ’sibuk’ tidur dan bebersih rumah. Sudah. Saya tidak punya pekerjaan untuk mengalihkan pikiran. Makanya, mengalihkan perhatian dari pacar yang tidak menghubungi 3hari sangat sulit buat saya. Tapi saya berusaha.

HP ini jadi kebanyakn nganggur sejak 3 hari LaLU....

HP ini jadi kebanyakn nganggur sejak 3 hari LaLU....

Sialnya, usaha saya itu yang saya anggap sebagai sesuatu yang hebat, ternyata biasa-biasa aja bagi orang kebanyakan. Kenapa? Karena saya drama Queen! Hebohnya, saya sadar itu.

Orang kadang gak melihat seberapa keras kita berusaha, orang hanya perduli pada hasil dari proses tersebut. Everything need a process, but people sometimes forget that  a process needs time.

Egois gak sih kalau saya kadang meminta orang juga melihat dari sisi saya? Am I selfish?

Absolutely, I’am.

*tapi, gmana kalau kamu tahu hal apa yang saat ini sangat ingin saya diskusikan dengan dia, apa kamu masih menganggap usaha saya untuk tidak menghubungi dia sebagai sesuatu yang biasa?*

7 Comments

Filed under [drama] cinta melulu

7 responses to “si drama Queen…

  1. hmmm… aku sama gaby juga sering gitu, hampir tiap hari malah. Aku menilai dia lebay, tapi bagi dia katanya nggak gitu… setengah hari ga di sms, ngomel2.. waduuh… mungkin ada hubungannya dengan gender kali ya.. hehe..

  2. guskar

    bertahan saja, kuat2n. cukuplah menghubungi dia, tunggu reaksinya. memang menjemukan dan membuat gelisah. btw, dia suka baca blog ini nggak?

    • marsita ariani

      ceritanya begini kang, tadi malem itu saya udah cuek2 aja sama dia. tiba2 dia OL, nyapa saya, ngajakin ngobrol. actually, saya mau cuekin dia. tapi tiba2 dia malah curhat soal kerjaan dia. duh, jadi kasihan. saya tanggepin deh. ujung2nya dia nanya, ada tulisan baru gak di blog saya. akhirnya dia buka blog saya juga. dia baca. dia bilang dia suka. loud and clear (ntah apa maksud dia), dan dia minta maaf. abis itu tiba2 dia off, ternyata dia ada masalah BESAR di kantornya, karena setengah jam setelah dia off, dia telpon saya dari kostnya. curhat. semuanya. ternyata dia nyuekin saya biar kerjaanya cepet kelar, biar bisa cepet pulang ke jogja. saya jadi gak bisa sok cuek deh. saya dengerin curhatan dia…tapi…again, dia nyuekin saya lagi sekarang.
      Pria…pria…pria.. apa mau nya siiihhhhhh..😦

  3. nana

    gapapa jadi drama queen (secara aku juga),haha..seenggaknya kita ngerti (dengan versi kita) gimana suatu hal secara (paling enggak, niy) utuh, dan mencoba dengan berbagai cara, biar keadaan bisa memihak ke kita

    kalo masalah bikin sesuatu jadi runyam dengan ngebet menghubungi kyk gitu, aku juga sering..jadi sekarang kalo ada hasrat buat ‘berulah kayak gitu, aku bakal inget2 lagi, kehebohan macam apa yang aku buat, terakhir aku melakukannya. biasanya hasrat itu bisa agak mereda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s