bohong

Saya bukan wanita baik-baik, yang selalu jujur, apa adanya dan bla-bla. Saya tukang bohong. Yah gak selalu sih… kebohongan terakhir saya sih, waktu kapan itu saya chatting sama salah seorang temen saya, dan saya bilang kalau saya mau off dan mau tidur dulu, soalnya besok pagi saya mau jogging. Ow..ow.. kalau saya ngomong itu sama wawa, dia pasti tau saya bohong besar. Marsita Ariani sudah berhenti bangun pagi sejak berhenti dari Iradio. Bangun pagi menjadi musuh saya. Berlangsung sejak menulis skripsi. Entah siapa yang memulai tradisi menulis skripsi di malam hari, saya mengikuti tradisi itu. Disamping listrik di kontrakan saya sudah stabil kalau tengah malam, saya pun semangat ngerjain skripsi karena punya ritual 24 to 4 sama pacar saya sekarang. Dia supporter sejati saya. Ah.. sudahlah. Tadi kan saya mau cerita soal kebohongan kenapa sekarang saya jadi nostalgia waktu masa pedekate.
Lanjut soal kebohogan saya. Saya mencintai orang tua saya, tapi mereka pun tidak terlepas dari korban kebohongan saya. Apalagi jaman kuliah dulu.

saya PERNAH  bohong, tapi yakin deh, itu bukan kebiasaan saya ;)

saya PERNAH bohong, tapi yakin deh, itu bukan kebiasaan saya😉

Saya sih gak bilang tindakan saya benar. Saya salah. Dan jujur, saya pun tidak setuju dengan white lies. Yang namanya bohong yah bohong.

Biasanya, saya mengelak untuk dibilang bohong, saya bilang ’menyembunyikan kebenaran’. Dan kalau ke gap bohong (sampai saat ini belum pernah), saya bener2 gak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya membenci konfrotasi, tapi saya juga membenci orang yang ngomongin di belakang.

Bagaimana hubungan perasaan sayang dengan kebohongan? Semakin besar rasa sayang yang kita miliki, semakin lecil keinginan kita untuk membohongi orang itu. Benarkah?

Depends. Menurut saya tergantung. Tergantung situasi. Alasan saya bohong biasanya yang pertama adalah keuntungan buat diri saya sendiri, cari aman lah istilahnya. Yang kedua, menghindari konflik. Saya cinta damai. Gak suka konflik. Bagian dari cari aman juga. Alasan yang ketiga saya bohong, biasanya bagian dari otak kreatif saya yang lagi ngerjain orang. Part of my fun time. Alasan terakhir ini biasanya saya gunakan kalau lagi berkumpul bersama sahabat-sahabat saya yang mengakui punya penyakit jiwa. Hihihihihi…. we have our own dark side. Everyone have that, right? Tapi, mereka-mereka orang terdekat saya… yang mengenal saya dengan cukup baik, biasanya bisa mendeteksi kebohongan saya. Itulah kenapa saya mencintai mereka. Karena mereka tahu kalau saya bohong, jadi saya meminimalisir kebohongan saya sama mereka. Jadi saya terhindar deh dari kemungkinan berbuat dosa (hahahahaha).

dan, kali ini sepertinya saya ke gap bohong. tapi saya gak ambil pusing.  kalau orang itu bertanya, saya jawab. actually, saya gak bohong2 banget sama orang itu.takut dosa? saya hanya manusia biasa, yang melakukan dosa.  hanay saja orang itu menari2 di depan saya, menunggu saya mengaku, mungkin. Tapi sorry, saya gak pernah ngaku tuh kalau saya bohong..  ;p

5 Comments

Filed under [drama] sekitar

5 responses to “bohong

  1. guskar

    siapapun orangnya pasti pernah berbohong, termasuk saya. tetapi tidak semua orang pernah menipu. jadi pembohong itu sungguh sulit, selain harus perang batin dulu, dia harus konsisten dengan kebohongannya, maklum namanya jg bohong, suka lupa apa yg dibohongkan dulu. biasanya, kebohongan harus dilanjutkan dengan berbagai alasan yg bohong juga. susah kan? yg penting, berusaha untuk mengurangi atau meninggalkan sama sekali bohong itu.

  2. ditter

    mbak ais suka bohong? pasti ini bohong juga kan kalo mbak ais suka bohong… nah lho.. muter-muter, Hahaha…

  3. gigibesar

    ais, white lies ato simple lies ya asiknya?
    kalo yang simple itu bisa berubah jadi complex, yang white itu lama2 bisa jadi abu2 juga..haha..aku malah udah kebiasa terjebak dengan bohong2 ku sendiri, dan lama2 orang yang bohong pada akhirnya tidak didukung sama siapapun, bahkan sama partner in crimenya..huhu..

    • marsita ariani

      hahahahaha. yah pada akhirnya kalau sudah gak ada yang mendukung bikin gigit jari mba. tapi so far, ampe saat ini partner in crime ku masih mendukungku, soalnya gara2 dy juga aku ngebohong skrg….
      hi3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s