11 comments on “adaptable, bukan adaptor

  1. adaptasi itu adalah selalu basic instinct manusia.
    yah karena kehidupan ini kan dinamis ya, gak statis, jadi selalu berubah, makanya manusia punya instinct itu. selain adaptasi, yang juga masih berhubungan adalah survival instinct. manusia itu punya instinct untuk bertahan.

    nah supaya bisa bertahan menghadapi perubahan, salah satunya ya dengan cara adaptasi itu.
    walaupun kadang susah, tapi pasti bisa! :D

  2. Yups, bener banget. Semua orang punya cara sendiri untuk beradaptasi. Dan untuk itu proses pencapaian tiap orang tentu berbeda.
    Terkadang jika kita sudah merasa lelah mendengar semua kepentingan dan segala tuntutan atas diri kita, itu berarti sudah saatnya mengendapkannya untuk melahirkan sebuah proses yang indah.
    Aku suka sekali dengan kalimat yang terakhir. Tuhan tidak pernah bermain dadu dengan alam semesta, termasuk dengan mahluk ciptaan-Nya. Ya, Tuhan tidak pernah tidur. DIA melihat segala apa yang kita lakukan.

    Apa kabar Mbak? Tetep semangat dan semoga berbahagia selalu ya :)

  3. wah tumben nih ga cengengesan tulisannya mbak ais.. serius banget postingan kali ini..
    tapi emang iya mbak.. hidup itu suatu proses dan juga siklus..

  4. dan setelah dapet kerja kita akan terus beradaptasi.. begitu pula waktu menikah dan punya anak.. rasanya takut menghadapi momen itu.. tapi mau ditunda selama apapun kadang kita malah ketinggalan dengan orang lain yg malah makin sulit adaptasinya kan yak is? ;)

  5. Pingback: #repost: adaptable | dramaLand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s