that day… *part2*

Kawan, pernahkah kalian menangis di depan umum? Kali pertama saya menangis di depan umum saya sudah lupa. Waktu kecil dulu pasti saya pernah menangis di depan umum. Tapi, sekeras usaha saya mengingat kejadian pertama kali nangis di depan umum, saya tetap tidak menemukannya. Sudah lupa.

Namun, yang masih saya ingat kejadian menangis di depan umum pertama kali adalah sewaktu almarhumah nenek dari pihak bapak meninggal. Saya nangis sewaktu jenazah beliau tiba di rumha. nangis Bombay. itu sewaktu kelas satu SMP. kemudian di susul dengan sewaktu penurunan jabatan OSIS saya sewaktu SMP. Kenapa nangis? Karena jalan saya untuk menuju jabatan itu agak berliku ( bagi siswa SMP, dan cukup prestisius pulak jabatan dan embel – embel anak OSIS. minimal, jadi mudah dicari lah. kan bisa njawab “ais anak OSIS” kalau ada yang nanya ais yang mana.), dan kelekatan saya dan teman – teman sesama OSIS sangat menyenangkan dan saya sedih saat itu harus berakhir.

Kejadian berikutnya yang saya ingat saat saya menangis di depan umum adalah saat beberapa jam menjelang pemakaman almarhumah mbah dari mamah saya. Saya menangis (lagi – lagi) saat jenazah almarhumah tiba di rumah duka. Saya menangis karena semua orang menangis, terutama mama saya yang meraung di pelukan saya. dan juga, karena wajah si mbah yang sangaaaaat cantik, membuat saya menangis. entah kenapa.

Kejadian berikutnya saya menangis di depan umum yang saya ingat adalah saat saya dan dia sedang mengobrol di warung kopi blandongan, tempat nongkrong di Jogja (benar – benar tenpat yang jogja banget, sebelas dua belas sama angkringan Lik man). Saya nangis gara-gara saat itu kami sedang ‘perang’, and then… ada kucing di kaki saya, saya jerit dan jadi bahan tertawaan meja sebelah. Saya nangis.

Berikutnya adalah saat saya dan esa bertengkar di rumahnya. Saya kesal, saya pulang sambil nangis dan menuntun motor keluar dari Kauman.

Sama seperti dua kejaidan di atas, hanya saja settingnya di terminal Blok M. karena kekeselan dan ke tidak sabaran plus ke emosi an saya, saya marah sama esa dan pergi begitu saja ke shelter busway dan menangis sesengukan di sana..

Dan, kejadian berikutnya.. kejadian yang masih fresh from the oven adalah kejadian pagi ini, di Bandara Adisutjipto. Saya nggak mampu menahan air mata saya saat melepas kepergian esa. Saya nangis saat dia masuk ke ruang tunggu Bandara, tambah kenceng saat saya tahu pesawatnya boarding. Dan hasilnya mata bengkak saya jadi tontonan tukang parkir yang saya kasih karcis parkir.
Padahal, tiap kali sehabis nangis, saya selalu bercermin. meyakinkan diri sendiri bahwa wajah saya setelah nangis bukan wajah terbaik saya ( mata dan hidung merah, diikuti ada ingus yang mengalir? euuwwww….). Tapi itu tidak membuat saya berhenti melakukannya di depan umum.
KEnapa?

Karena, menangis itu tidak bisa saya tahan. Saya mungkin berbakat sedikit jadi artis sinetron…
Hahahahaha

you and me before this distance

About these ads

4 thoughts on “that day… *part2*

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Saya sudah lupa terkahir kali saya menangisN.n aymun , kekamenangii s tu jugaperlu palingu tindatk uk melegakan dan melepasnka beban yang ada di dada

  2. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Saya suka banget dengan lagunya dewa yang kalo gak salah judulnya ‘menangislah’….
    Btw, semoga mas-nya mampu menggapai citanya

  3. Koq…fotonya bukan yang muka habis menangisnya :D

    Tapi rasanya patut disyukuri tuh kalau masih bisa menangis. Paling tidak kita tahu masih ada sesuatu yang pasntas kita sayangi dan perdulikan. Bayangkan kalau sudah tidak ada lagi yang bisa membuat kita menangis…hiii…serem…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s